Tiga Sapi Asal Lombok Tengah, Jadi Hewan Kurban Bantuan Presiden
- 18 Mei 2026 13:37 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Tiga ekor sapi asal Kabupaten Lombok Tengah terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia pada Iduladha 2026. Ketiga sapi tersebut memiliki bobot jumbo dan akan didistribusikan ke sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Idham Khalid, mengatakan sapi-sapi pilihan tersebut berasal dari peternak lokal di beberapa wilayah di Lombok Tengah.
Satu ekor sapi dengan bobot mencapai 1 ton 40 kilogram berasal dari Kilometer 9 Kelurahan Sasake dan akan dikirim ke Kabupaten Sumbawa. Kemudian satu ekor sapi asal Desa Bonjeruk dengan berat 1 ton 5 kilogram akan dikirim ke Kabupaten Lombok Barat.
Sementara satu ekor sapi lainnya dengan bobot sekitar 950 kilogram akan dikirim ke Kota Mataram sebagai hewan kurban bantuan Presiden.
Menurut Idham Khalid, terpilihnya sapi asal Lombok Tengah menjadi hewan kurban Presiden merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi para peternak di daerah.
Ia menilai perhatian Presiden terhadap ternak lokal menjadi bukti bahwa hasil peternakan masyarakat Lombok Tengah memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing.
“Ini menjadi motivasi bagi para peternak karena ternak mereka bisa dilirik Presiden. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap peternak lokal,” ujarnya Senin, 18 Mei 2026.
Idham menambahkan, jumlah ternak yang disiapkan untuk kebutuhan kurban Iduladha 2026 di Lombok Tengah mencapai sekitar 10 ribu ekor yang berada di kelompok ternak. Selain itu terdapat sekitar 1.500 ekor ternak milik para pengusaha peternakan.
Jenis ternak yang mendominasi yakni sapi Bali dan sapi eksotik dengan bobot bervariasi mulai dari 400 kilogram hingga lebih dari 1 ton.
Pihaknya memastikan seluruh hewan kurban yang dipasarkan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Pemeriksaan kesehatan hewan terus dilakukan secara rutin, termasuk di sejumlah titik penjualan ternak.
“Kami rutin melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan aman dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....