Delapan Jam Jinakkan Api Gudang Rongsokan Janapria, Damkar Habiskan 13 Tangki Air

  • 17 Mei 2026 15:04 WIB
  •  Mataram

RI.CO.ID, Lombok Tengah — Kebakaran gudang rongsokan di Desa Pendem, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah, memaksa petugas pemadam berjibaku selama delapan jam untuk memadamkan api yang terus menyala akibat tumpukan material mudah terbakar.

Peristiwa kebakaran terjadi dini hari dan pertama kali dilaporkan warga melalui layanan darurat Call Center 112 sekitar pukul 00.37 WITA. Warga menyebut api terus membesar dan mengancam area sekitar gudang.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Lombok Tengah yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 00.55 WITA. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman untuk mencegah api merembet lebih luas.

Namun proses penanganan tidak berjalan mudah. Tumpukan barang rongsokan di dalam gudang membuat api cepat membesar sekaligus menyimpan bara panas dalam waktu lama sehingga menyulitkan proses pendinginan.

Kepala Dinas Damkartan Lombok Tengah, H. Supardan, mengatakan petugas harus bekerja selama sekitar delapan jam hingga seluruh titik api dipastikan padam.

“Material rongsokan sangat mudah terbakar dan menyimpan panas cukup lama sehingga proses pemadaman dan pendinginan membutuhkan waktu panjang,” ujarnya Minggu, 17 Mei 2026.

Untuk mempercepat penanganan, Damkartan Lombok Tengah mengerahkan tiga unit mobil pemadam yang dibantu armada dari Pos Mujur, Mantang, dan Jonggat. Satu unit mobil pemadam dari Kabupaten Lombok Timur juga diterjunkan membantu proses pemadaman.

Selama operasi berlangsung, petugas menghabiskan sekitar 13 tangki air untuk menjinakkan api dan melakukan pendinginan di seluruh area gudang.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak terkait.

Petugas juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya melalui layanan Call Center 112 atau pos pemadam kebakaran terdekat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....