Bale Mentaram Dipersiapkan Jadi Smart Office Pemkot Mataram

  • 17 Mei 2026 13:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram mulai mempersiapkan Bale Mentaram Tahap II sebagai kawasan perkantoran modern berbasis teknologi digital. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pemkot Mataram melakukan reviu desain pembangunan sebelum proses tender jasa konstruksi dimulai, agar seluruh kebutuhan infrastruktur digital dapat terintegrasi sejak awal pembangunan.

Langkah tersebut dilakukan Kominfo bersama Dinas PUPR Kota Mataram, konsultan perencana, serta tim konsultan manajemen konstruksi sebagai bagian dari penyempurnaan Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek Bale Mentaram tahun 2026.

Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram, M. Ramadhani, mengatakan Bale Mentaram diproyeksikan bukan sekadar kompleks perkantoran biasa, tetapi menjadi model perkantoran masa depan yang mampu mendukung perkembangan teknologi hingga puluhan tahun mendatang.

“Bale Mentaram ini dirancang sebagai kawasan perkantoran yang visioner. Karena itu, sebelum masuk tahapan lelang dan pembangunan, desain perlu direviu kembali supaya kebutuhan infrastruktur digital yang mungkin belum terakomodasi dalam DED maupun RAB sebelumnya bisa disempurnakan,” ujarnya, Minggu 17 Mei 2026.

Menurut Ramadhani, penunjukan Dinas Kominfo sebagai OPD pertama yang memanfaatkan Bale Mentaram merupakan bagian dari uji coba penerapan konsep smart office di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. Ia menilai, perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat menuntut pemerintah menyiapkan gedung yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

“Usia pemanfaatan bangunan ini diperkirakan mencapai 30 sampai 40 tahun. Jadi konsep pembangunannya harus mampu mengantisipasi perkembangan teknologi digital ke depan,” katanya.

Dalam reviu desain tersebut, sejumlah kebutuhan strategis mulai dipetakan, di antaranya integrasi jaringan internet antarzona gedung, pemasangan CCTV pada seluruh kawasan, hingga penyediaan ruang server dan pusat data terpadu untuk mendukung kebutuhan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Mataram.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Mataram, Juhri, mengapresiasi langkah Kominfo yang menginisiasi pembahasan bersama sebelum proyek masuk tahap tender.

“Masukan dari OPD sangat penting karena mereka yang nantinya menjadi pengguna gedung. Semua kebutuhan harus disampaikan sejak awal agar pembangunan benar-benar sesuai fungsi dan kebutuhan pelayanan,” jelasnya.

Sementara itu, pihak PT Artefak Arkindo selaku konsultan manajemen konstruksi menyatakan siap melakukan penyesuaian desain berdasarkan masukan dari OPD pengguna.

“Kami sangat menghargai setiap saran dan masukan karena OPD tentu lebih memahami kebutuhan operasionalnya. Kami tinggal menyesuaikan DED dan RAB agar semuanya siap sebelum proses tender awal Juni mendatang,” ujar perwakilan PT Artefak Arkindo.

Diketahui, pembangunan Bale Mentaram dilaksanakan menggunakan skema penganggaran tahun jamak (multiyears) periode 2026–2028 dengan total nilai proyek mencapai Rp180 miliar. Sementara kontrak konsultan manajemen konstruksi yang dimenangkan PT Artefak Arkindo bernilai Rp5,7 miliar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....