17 Bangunan Hangus Terbakar di Bima, Kerugian Capai Miliaran
- 16 Mei 2026 09:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Musibah kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada, Sabtu 16 Mei 2026, dini hari. Sedikitnya 17 bangunan terdampak dalam peristiwa tersebut, terdiri dari 15 rumah panggung 12 tiang, satu rumah semi permanen dan satu unit gudang milik warga.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.40 Wita saat sebagian besar warga tengah tertidur lelap. Kobaran api dengan cepat membesar karena mayoritas bangunan terbuat dari kayu dan posisi rumah warga yang saling berdekatan.
Berdasarkan laporan sementara petugas, kebakaran diduga sengaja dilakukan oleh seorang warga berinisial H (38), petani asal Desa Lido yang disebut mengalami gangguan kejiwaan atau stres.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, awalnya pelaku diduga berusaha membakar rumah adiknya yang berada di dalam rumah.
Namun sang adik berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Api dengan cepat merembet karena rumah warga berdempetan dan sebagian besar berbahan kayu. Dalam waktu singkat kobaran api membakar rumah-rumah di sekitarnya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari warga bernama Abdullah melalui call center sekitar pukul 03.15 Wita. Tak lama kemudian, lima unit armada pemadam diterjunkan ke lokasi, terdiri dari dua unit Damkar Kabupaten Bima, satu unit Damkar Kecamatan Belo, satu unit Damkar Kecamatan Palibelo dan satu unit Damkar Kecamatan Monta.
Sekitar pukul 03.28 Wita, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman berlangsung dramatis lantaran kobaran api sudah membesar dan akses menuju lokasi cukup sempit.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 Wita setelah petugas berjibaku selama hampir tiga jam dibantu aparat kepolisian, TNI dan warga setempat. Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan guna mencegah api kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar karena seluruh rumah beserta isi di dalamnya hangus terbakar.
Sebanyak 17 kepala keluarga terdampak dalam musibah tersebut. Para korban berasal dari RT 06/RW 02 dan RW 03 Desa Lido, dengan mayoritas berprofesi sebagai petani.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima, Ruslan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.
“Begitu menerima informasi, seluruh armada langsung kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan penyelamatan. Alhamdulillah api berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Ruslan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat kepolisian. Ia berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Hingga Sabtu pagi situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran serta upaya pengamanan terhadap terduga pelaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....