Pemkot Mataram Cegah Penyalahgunaan Gas Subsidi

  • 15 Mei 2026 16:06 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram-Pemerintah Kota Mataram memperketat pengawasan distribusi elpiji subsidi tiga kilogram guna memastikan penyalurannya tepat sasaran dan mencegah keresahan masyarakat akibat isu kelangkaan gas bersubsidi di sejumlah daerah di NTB.

Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, pemerintah daerah telah meminta Dinas Perdagangan bersama camat dan lurah untuk turun langsung melakukan pemantauan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak terpengaruh isu yang berkembang hingga memicu panic buying.

“Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap aman sehingga warga tidak perlu khawatir. Tim Dinas Perdagangan sudah melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ujarnya.Jumat 15 Mei 2026.

Menurutnya, pengawasan dilakukan menyusul adanya informasi kelangkaan elpiji subsidi di beberapa wilayah NTB. Pemkot Mataram ingin memastikan kuota elpiji tiga kilogram yang diperuntukkan bagi Kota Mataram benar-benar dikonsumsi oleh masyarakat setempat, khususnya warga kurang mampu.

Ia menegaskan, elpiji subsidi tidak boleh digunakan oleh kelompok masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu. Pemerintah juga mengantisipasi adanya penyalahgunaan gas subsidi untuk kebutuhan usaha tertentu yang tidak sesuai peruntukan.

“Kalau memang elpiji tiga kilogram itu diperuntukkan bagi masyarakat miskin, maka jangan sampai digunakan oleh yang tidak berhak. Karena itu pengawasan di lapangan harus diperkuat,” katanya.

Martawang menjelaskan, pengecekan dilakukan hingga level pangkalan dengan memanfaatkan identitas pembeli untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Selain itu, langkah pengawasan juga bertujuan membuka informasi yang sebenarnya kepada masyarakat agar tidak muncul kesimpulan berdasarkan isu yang belum tentu benar.

“Hasil pengecekan sementara menunjukkan stok elpiji di Kota Mataram masih aman. Tetapi pemantauan harus terus dilakukan supaya tidak ada keraguan di masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Mataram bersama Dinas Perdagangan akan terus melakukan pengawalan distribusi elpiji subsidi. Bahkan, Wali Kota Mataram telah memerintahkan pengawasan lebih intensif melibatkan camat dan lurah untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

"Ya tentu kami dari Pemkot Mataram juga memastikan akan mengambil langkah tegas apabila ditemukan penyalahgunaan distribusi elpiji subsidi di Kota Mataram," Katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....