Pemkot Mataram Usulkan 200 Formasi CPNS 2026

  • 14 Mei 2026 12:08 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kebutuhan tahun 2026. Meski demikian, hingga kini pemerintah daerah masih menunggu kepastian jadwal rekrutmen dari pemerintah pusat.

Kepala BKPSDM Kota Mataram, Taufiq Priyono, mengatakan usulan formasi telah diajukan, namun belum ada tindak lanjut maupun persetujuan resmi dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan seleksi CPNS tahun depan.

“Usulan formasi sudah kami sampaikan, tetapi sampai sekarang belum ada informasi lanjutan maupun jadwal resmi pelaksanaannya,” ujarnya Yoyok sapaan akrabnya, Kamis 14 Mei 2026.

Menurut Taufiq, belum adanya kepastian rekrutmen diduga karena pemerintah pusat masih fokus menyelesaikan tahapan rekrutmen pegawai Koperasi Merah Putih yang saat ini menjadi prioritas nasional. Proses tersebut masih ditangani oleh Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah daerah juga belum menerima petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis resmi terkait rekrutmen CPNS 2026. Kondisi itu membuat pemerintah kota belum dapat memastikan apakah seleksi CPNS tahun depan benar-benar akan dibuka.

“Kalau petunjuk resmi belum keluar, tentu kita belum bisa memastikan pelaksanaannya,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kota Mataram juga belum mengetahui apakah seluruh usulan 200 formasi yang diajukan telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat. Menurutnya, jadwal tahapan seleksi baru akan diumumkan setelah proses verifikasi dan persetujuan formasi selesai dilakukan.

“Nanti setelah formasinya di-ACC, baru keluar penjadwalannya,” jelasnya.

Taufiq menambahkan, berdasarkan pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, tahapan seleksi CPNS biasanya mulai berjalan pada triwulan ketiga. Namun sampai saat ini belum ada perkembangan terbaru mengenai proses tersebut.

"Dari total formasi yang diusulkan, kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan masih mendominasi," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....