DIPA Desa Lombok Barat Disalurkan, Program Satu Miliar Perdesa Mulai Jalan
- 13 Mei 2026 18:47 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat resmi menyerahkan Dokumen Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Program 1 Miliar per Desa dan Kelurahan kepada 119 desa dan 3 kelurahan. Penyerahan ini berlangsung di Aula Narmada Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu 13 Mei 2026, sebagai langkah konkret mempercepat pembangunan desa sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Ketua DPRD Lalu Ivan Indaryadi, jajaran pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, kepala OPD, para camat, serta seluruh kepala desa se-Lombok Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa Program 1 Miliar per Desa merupakan janji politik yang kini mulai direalisasikan, meski di tengah tantangan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Ini adalah bentuk komitmen atas apa yang kita sampaikan dan janjikan agar dapat diwujudkan bersama-sama,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Lombok Barat sempat mengalami pengurangan anggaran hingga Rp350 miliar. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah untuk tetap menjalankan program strategis tersebut melalui sinergi lintas sektor.
“Walaupun ada keterbatasan anggaran, kita tetap berupaya agar program ini berjalan melalui kolaborasi seluruh jajaran pemerintah daerah,” katanya menegaskan.
Bupati juga menjelaskan bahwa besaran anggaran yang diterima masing-masing desa tidak bersifat merata. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan riil dan usulan program dari pemerintah desa.
“Tidak semua desa menerima satu miliar penuh. Ada yang menerima di bawah itu sesuai usulan program masing-masing desa,” ucapnya.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pembaruan data kependudukan sebagai syarat utama dalam pencairan anggaran, terutama bagi masyarakat yang belum memiliki KTP.
“Pemerintah desa harus terus mengupdate data warga agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” katanya.
Pemkab Lombok Barat juga menaruh perhatian serius terhadap pengentasan kemiskinan melalui pemutakhiran data masyarakat pada kategori desil 1 dan desil 2.
“Kami butuh data desil 1 dan desil 2 agar intervensi program bisa fokus dan masyarakat dapat keluar dari zona kemiskinan,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan konsistensi demi kepentingan masyarakat luas.
“Kerja kita adalah untuk masyarakat. Mari kita lakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” katanya mengakhiri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Barat, Mahnan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar kepala daerah dalam mewujudkan pembangunan berbasis desa.
“Program 1 Miliar per Desa dan Kelurahan ini adalah komitmen untuk menghadirkan Lombok Barat yang maju, mandiri, dan berkeadilan melalui penguatan desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional dan prioritas daerah.
“Pakta integritas ini penting untuk memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan demokratis, transparan, akuntabel, serta mampu mengoptimalkan potensi desa secara maksimal,” katanya menegaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....