Kebakaran Kios di Bima, Kerugian Mencapai Puluhan Juta Rupiah
- 10 Mei 2026 18:35 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bima. Sebuah kios milik warga di Desa Ndano, Kecamatan Madapangga, dilaporkan hangus terbakar pada Minggu 10 Mei 2026.
Kios berukuran 4 x 6 meter tersebut diketahui milik Mariyono (58), seorang petani yang berdomisili di RT 01/RW 01 Dusun Diwu Lanco, Desa Ndano. Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian saat penggunaan api di dalam kios.
Peristiwa bermula saat istri korban menyalakan lilin, sementara anak perempuan korban sedang menakar bensin di dalam kios. Kondisi tersebut memicu munculnya api yang dengan cepat menyambar bahan mudah terbakar, sehingga kobaran api sulit dikendalikan.
Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara gotong royong. Namun, karena di dalam kios terdapat bahan bakar minyak, api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isi kios yang berisi sembako.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu kepala keluarga terdampak dan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10.000.000.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan membenarkan adanya kasus kebakaran sebuah kios.
"Iya benar ada kebakaran sebuah kios jualan seorang warga," kata Ruslan kepada RRI Bima, Minggu 10 Mei 2026.
Dalam momentum itu, Ruslan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan api di dekat bahan mudah terbakar.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat menggunakan api di dekat bahan bakar seperti bensin. Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama agar tidak terulang kembali,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana lain, seperti banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah daerah melalui terus mengimbau warga agar segera melaporkan jika terjadi kejadian darurat kepada aparat setempat, baik pemerintah desa, kecamatan, maupun petugas terkait, guna penanganan yang cepat dan tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....