Minat Masyarakat Bima untuk Donor Darah Masih Minim
- 07 Mei 2026 13:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima – Minat masyarakat di wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat untuk melakukan donor darah masih tergolong minim. Kondisi ini berdampak pada ketersediaan stok darah di sejumlah rumah sakit yang membutuhkan pasokan setiap hari.
Sekretaris Palang Merah Indonesia Kota Bima, Rusdin, S.Sos menjelaskan, selama satu tahun terakhir antusias masyarakat untuk mendonorkan darah masih rendah. Menurutnya, sebagian besar pendonor datang hanya ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit dan membutuhkan transfusi darah.
“Minat masyarakat Bima untuk mendonorkan darah masih kurang. Selama ini lebih banyak yang donor karena ada keluarganya yang sakit, jadi mereka menyumbang darah untuk keluarganya,” ujar Rusdin.
Ia menilai, masih banyak masyarakat yang menganggap donor darah sebagai sesuatu yang menakutkan. Ketakutan terhadap jarum suntik menjadi alasan paling dominan yang ditemukan di lapangan.
“Kalau kami melihat di kalangan masyarakat, donor darah masih dianggap momok menakutkan. Padahal donor darah itu sehat, tidak ada efek samping, tidak merusak badan, malah membuat tubuh lebih sehat,” katanya.
Karena itu, PMI terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak takut mendonorkan darah. Menurut Rusdin, donor darah bukan hanya membantu orang lain yang membutuhkan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor.
Meski demikian, PMI mulai melihat adanya perkembangan positif pada tahun 2026. Gerakan donor darah mulai digalakkan oleh kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas kampus hingga Korps Sukarela atau KSR.
Rusdin berharap kesadaran masyarakat untuk rutin donor darah terus meningkat. Sebab kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit di Bima dan Dompu cukup tinggi, sementara stok darah yang tersedia masih terbatas.
Saat ini, kebutuhan darah digunakan untuk menyuplai beberapa rumah sakit seperti RSUD Kota Bima, RSUD Sondosia, RS Muhammadiyah Bima dan RS dr Agung.
“Harapan kami ada kesadaran masyarakat untuk donor darah agar bisa membantu warga lain yang sakit dan membutuhkan darah,” ucapnya menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....