FAO Lirik Potensi Peternakan Dompu Masuk Program GEF

  • 06 Mei 2026 08:22 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Domu - Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu daerah yang terpilih dalam program Global Environment Facility (GEF) tahap 8 yang dijalankan oleh Food and Agriculture Organization (FAO), lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang fokus pada sektor pangan dan pertanian.

Dipilihnya Dompu bukan tanpa alasan. Daerah ini dinilai memiliki potensi peternakan yang melimpah dan menjanjikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan modern.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, mengatakan bahwa program ini bukan sekadar bantuan teknis biasa.

“Ini merupakan proyek multi years selama enam tahun, dimulai tahun ini hingga 2031,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Secara nasional, hanya lima daerah yang mendapatkan program bergengsi ini. Selain Dompu, daerah lain yang terpilih yakni Lampung Tengah, Lampung Selatan, Kabupaten Paser di Kalimantan Timur, serta Kabupaten Sumbawa.

Dalam pelaksanaannya, FAO akan menggelontorkan anggaran cukup besar, yakni sekitar USD 12 hingga USD 13 juta atau setara dengan Rp180 miliar hingga Rp200 miliar.

Program ini akan menyasar lima aspek krusial di sektor peternakan. Di antaranya peningkatan budidaya dan pemuliaan ternak untuk menghasilkan genetik yang lebih unggul, mendorong sektor peternakan menjadi agribisnis yang berdaya saing, penguatan sistem imun ternak serta pencegahan wabah penyakit, perbaikan rantai pasok agar memberikan nilai jual yang lebih menguntungkan, serta penguatan kelembagaan kelompok tani ternak.

Kegiatan program dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026. Sebelumnya, pada tahun lalu, tim dari FAO telah turun langsung ke Dompu untuk melakukan pemetaan serta mengkaji potensi peternakan yang dimiliki daerah tersebut.

Dengan masuknya program ini, Pemerintah Kabupaten Dompu berharap sektor peternakan dapat berkembang lebih pesat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....