Stok Menipis, Mataram Siapkan Skema Darurat Pangan untuk Kebencanaan

  • 05 Mei 2026 20:23 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram – Pemerintah Kota Mataram mulai mengantisipasi potensi krisis bantuan pangan di tengah terbatasnya stok beras untuk penanganan bencana pada tahun 2026. Melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), pemkot hanya mampu menganggarkan pengadaan 3 ton beras senilai Rp20 juta, yang diperkirakan cukup untuk sekitar 300 kepala keluarga (KK).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram, Sudirman, mengungkapkan bahwa keterbatasan ini tidak lepas dari kebijakan efisiensi anggaran daerah.

“Stok 20 ton dari pengadaan tahun 2025 sudah habis terserap pada awal 2026, terutama untuk membantu korban cuaca ekstrem,” ujarnya.Selasa 5 Mei 2026.

Distribusi bantuan sebelumnya dilakukan pada Februari hingga Maret 2026, menjangkau ribuan KK di berbagai kecamatan di Kota Mataram. Wilayah Ampenan tercatat sebagai penerima terbanyak dengan sekitar 700 KK, akibat terdampak abrasi dan gelombang pasang.

Selain tingginya kebutuhan akibat bencana, kebijakan efisiensi anggaran membuat pengadaan tahun ini jauh lebih terbatas. Padahal, potensi bencana seperti cuaca ekstrem dan kebakaran masih membayangi sejumlah wilayah.

"Kami menyiapkan sejumlah langkah darurat untuk menjaga keberlanjutan bantuan. Jika kebutuhan melampaui stok 3 ton yang tersedia, akan mengajukan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan 2026." katanya.

Sementara itu, untuk jangka pendek sebelum pengadaan baru pada Juni–Juli, DKP telah berkoordinasi dengan Perum Bulog.

“Kalau terjadi bencana sebelum stok tersedia, kami akan meminta dukungan Bulog dengan skema pinjam pakai. Nanti akan diganti setelah anggaran cair,” jelas Sudirman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....