Angkatan Kerja NTB Bertambah, Pengangguran Turun pada Februari 2026
- 05 Mei 2026 16:33 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Jumlah angkatan kerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Februari 2026 mencapai 3,24 juta orang. Angka ini meningkat sebanyak 45,23 ribu orang dibandingkan Februari 2025, berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Wahyudin, menyampaikan bahwa meskipun jumlah angkatan kerja meningkat, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami penurunan sebesar 0,32 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi penyerapan tenaga kerja, jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2026 tercatat sebanyak 3,14 juta orang atau meningkat 51,20 ribu orang dibandingkan Februari 2025. Lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan jumlah mencapai 1,03 juta orang atau 32,86 persen dari total pekerja.
Selain itu, proporsi tenaga kerja di sektor formal juga mengalami peningkatan. Pada Februari 2026, sebanyak 926,27 ribu orang atau 29,51 persen bekerja di sektor formal, naik 1,31 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi kualitas pekerjaan, persentase setengah pengangguran tercatat menurun sebesar 10,00 persen poin. Sebaliknya, persentase pekerja paruh waktu mengalami kenaikan sebesar 10,45 persen poin dibandingkan Februari 2025.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 tercatat sebesar 2,99 persen, turun 0,23 persen poin dibandingkan Februari 2025. Menurut Wahyudin, penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi ketenagakerjaan di NTB, seiring meningkatnya penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor.
Ia menambahkan bahwa dinamika ketenagakerjaan tersebut mencerminkan pergeseran struktur pasar kerja, baik dari sisi status pekerjaan maupun jam kerja masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....