GT World Challenge Asia 2026 Dongkrak Target Investasi KEK Mandalika

  • 05 Mei 2026 09:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah — Ajang GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tak hanya menjadi panggung balap kelas dunia, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mengejar target investasi di kawasan InJourney Tourism Development Corporation di KEK Mandalika.

Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menegaskan bahwa setiap event internasional yang digelar di Mandalika dirancang bukan sekadar menarik wisatawan, tetapi juga mengincar masuknya investor baru. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan balapan menjadi bukti kesiapan kawasan dalam mendukung investasi skala besar.

“GT World Challenge Asia ini bukan hanya event olahraga, tapi platform untuk menunjukkan kesiapan investasi. Target kami jelas, meningkatkan kepercayaan investor agar realisasi investasi di KEK Mandalika terus tumbuh,” ujarnya belum lama ini.

Ia menjelaskan, profil peserta GTWCA yang didominasi pengusaha dan pemilik tim balap (gentleman driver) menjadi target potensial. ITDC memanfaatkan momentum ini untuk menawarkan peluang investasi di sektor strategis seperti hotel mewah, residensial eksklusif, hingga fasilitas komersial terintegrasi.

“Ini pasar yang sangat tepat. Mereka bukan hanya pembalap, tapi juga pengambil keputusan di bisnis global,” ujarnya.

Dari sisi dampak langsung, gelaran ini turut mendorong peningkatan okupansi hotel hingga 90 persen di kawasan Mandalika, serta menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan ratusan tenaga kerja, sektor transportasi, hingga konsumsi.

Lebih jauh, Troy mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir tren investasi di KEK Mandalika menunjukkan peningkatan signifikan. Sejumlah investor bahkan telah mulai merealisasikan proyeknya, termasuk dari tim balap internasional seperti Absolute Racing yang membangun fasilitas garasi mewah di kawasan tersebut.

“Target kami ke depan adalah menjaga tren ini tetap agresif. Event seperti GTWCA menjadi alat untuk memastikan investasi tidak stagnan, tapi terus bergerak sepanjang tahun,” ujarnya.

ITDC juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan memperbanyak kalender event internasional guna menjaga arus investasi tetap stabil, tidak hanya bergantung pada satu event besar seperti MotoGP Mandalika.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung target investasi tersebut, terutama dari sisi perizinan dan jaminan keamanan.

“Kami siap memberikan kemudahan perizinan selama prosesnya bersih dan sesuai aturan. Yang terpenting, investor merasa aman dan nyaman berinvestasi di Lombok Tengah,” ujarnya.

Menurutnya, geliat pembangunan di wilayah selatan Lombok mulai menunjukkan progres nyata seiring masuknya investasi baru. Pemerintah daerah pun berkomitmen menjaga iklim investasi tetap kondusif agar KEK Mandalika benar-benar menjadi magnet penanaman modal di tingkat global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....