Dinas Pertanian Lombok Barat Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban jelang Idul Adha
- 04 Mei 2026 22:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pertanian memastikan kesiapan sektor peternakan menjelang Hari Raya Idul Adha berjalan optimal dan aman bagi masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi sekaligus jaminan ketersediaan hewan kurban yang sehat, layak, dan memenuhi standar higienitas.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Barat, Lalu Moh. Hakam, S.STP., M.Si., menegaskan pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi sejak dini dengan melakukan pemetaan populasi ternak yang akan digunakan sebagai hewan kurban. Pemeriksaan rutin juga mulai dilakukan secara berkelanjutan hingga hari pelaksanaan Idul Adha.
“Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Pertanian menyambut Hari Raya Idul Adha dengan kesiapan penuh. Kami sudah melakukan mitigasi dan pemetaan populasi ternak sejak awal,” ujar Hakam saat ditemui RRI dikantornya Labuapi, Lombok Barat. Senin 4 Mei 2026.
Ia menjelaskan tim medis dan paramedis peternakan telah disiagakan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban, baik sebelum maupun saat pelaksanaan penyembelihan selama tiga hari Idul Adha. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas serta higienitas hewan yang dikurbankan masyarakat tetap terjaga.
“Tenaga medis dan paramedis kita siap siaga untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban guna mengantisipasi penyakit seperti PMK dan gangguan kesehatan hewan lainnya,” katanya menegaskan.
Dari sisi populasi, Lalu Moh. Hakam mengungkapkan jumlah ternak di Lombok Barat mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, populasi sapi tercatat mencapai sekitar 99.000 ekor, meningkat 4 persen dari tahun sebelumnya yang berada di angka 95.000 ekor.
Sementara itu, jumlah hewan yang disiapkan untuk kurban juga mengalami kenaikan. Jika pada tahun 2024 tercatat sekitar 3.000 ekor sapi, kambing, dan domba, maka pada tahun 2025 meningkat menjadi sekitar 4.000 ekor.
“Ini menunjukkan dua hal penting, yakni meningkatnya taraf ekonomi masyarakat serta semakin kuatnya kesadaran religius warga Lombok Barat untuk berkurban dan berbagi,” ucapnya.
Menurutnya, tren positif ini menjadi indikator bahwa kondisi sosial ekonomi masyarakat terus membaik seiring meningkatnya partisipasi dalam ibadah kurban setiap tahun. Pemerintah daerah pun menilai hal tersebut sebagai sinyal kemajuan yang perlu terus dijaga dan diperkuat.
“Ini adalah iklim yang sangat positif di Lombok Barat, karena masyarakat kita terus mengalami peningkatan baik dari sisi ekonomi maupun kesadaran beragama,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....