BKN Setujui Selter JPTP, Pelaksanaan Tunggu Rapat Pansel

  • 03 Mei 2026 11:35 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dalam waktu dekat akan menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II, menyusul telah diterbitkannya persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, Asraruddin, mengatakan BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, kini tengah menyiapkan tahapan akhir sebelum resmi dilaksanakan.

“Seleksi terbuka secepatnya akan kita laporkan ke pimpinan karena persetujuan atau rekomendasi dari BKN itu sudah ada,” ujarnya, Minggu, 3 Mei 2026.

Namun sebelum dilaksakan, BKD bersama Panitia Seleksi (Pansel) akan menggelar rapat untuk membahas sejumlah hal teknis.

Rapat tersebut melibatkan lima orang anggota Pansel, yang terdiri dari tiga perwakilan dari pemerintah provinsi dan dua dari Kabupaten Dompu.

“Setelah itu baru kita putuskan beberapa hal teknis,” jelasnya.

Beberapa poin yang akan dibahas dalam rapat tersebut antara lain ketentuan penulisan makalah hingga peluang bagi pelamar untuk mendaftar lebih dari satu jabatan.

“Misalnya apakah satu orang pelamar boleh melamar ke dua JPTP. Secara aturan sebenarnya bisa, tetapi itu harus diputuskan oleh lima anggota Pansel,” katanya.

Asraruddin menegaskan, seluruh ketentuan yang nantinya dimuat dalam pengumuman seleksi tetap harus mengacu dan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari BKN.

Ia berharap proses ini dapat berjalan cepat. Bahkan, jika seluruh tahapan rampung dalam waktu dekat, pengumuman seleksi bisa dilakukan pada hari yang sama.

“Saya maunya kalau hari ini selesai kita laporkan ke pimpinan dan rapat Pansel selesai, maka hari ini juga kita keluarkan pengumuman,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya juga masih menunggu konfirmasi dari lembaga asesor yang akan menangani tahapan uji kompetensi.

Hal ini penting agar jadwal pelaksanaan seleksi, khususnya psikotest dan asesmen kompetensi, dapat dipastikan sejak awal.

Karena lembaga asesor yang sudah berkomitmen dengan Pemkab Dompu di Bali, kata Asraruddin, asesor tersebut meminta agar jadwal psikotest atau tes kompetensi diberitahukan lebih awal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....