Stok Minyak Goreng Premium Sempat Kosong, Warga Beralih ke Minyakita

  • 01 Mei 2026 17:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kekosongan stok minyak goreng premium di sejumlah ritel modern di Kota Mataram terjadi akibat lonjakan pembelian masyarakat menjelang penyesuaian harga dari distributor. Kondisi ini terpantau di beberapa gerai modern yang sempat kehabisan stok karena masih menjual dengan harga lama.

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram, Sri Wahyunida, menjelaskan bahwa fenomena tersebut dipicu oleh selisih harga sebelum dan sesudah penyesuaian.

“Saat masih menggunakan harga lama sekitar Rp40.000 per dua liter, masyarakat berbondong-bondong membeli. Akibatnya stok cepat habis sebelum harga baru diberlakukan,” ujarnya, Jumat 1 Mei 2026.

Ia menambahkan, per hari ini harga minyak goreng premium di ritel modern telah disesuaikan menjadi sekitar Rp50.000 per dua liter, dan stok pun mulai kembali tersedia.

“Kekosongan hanya sementara karena penyesuaian harga. Sekarang stok sudah kembali normal di ritel modern,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah melalui Perum Bulog memperkuat distribusi minyak goreng bersubsidi Minyakita di pasar tradisional untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Minyakita dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter dan menjadi alternatif utama warga di tengah kenaikan harga minyak premium," ucapnya.

Distribusi Minyakita dilakukan secara rutin setiap hari Selasa ke mitra Bulog di berbagai pasar tradisional, seperti Pasar Kebon Roek, Pasar Mandalika, Pagesangan, dan Pasar Sayang-Sayang. Setiap mitra menerima sekitar 30 dus, dengan masing-masing dus berisi 12 kemasan satu liter.

“Jumlah mitra di tiap pasar berbeda, namun totalnya mencapai puluhan. Di Pasar Kebon Roek saja ada sekitar 24 hingga 26 mitra,” jelas Sri.

Tingginya minat masyarakat terhadap Minyakita membuat stok cepat habis. Bahkan, dalam beberapa kasus, distribusi yang dilakukan pada hari Selasa sudah ludes pada keesokan harinya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bulog memberlakukan pembatasan pembelian maksimal dua liter per konsumen.

"Saat ini harga minyak goreng premium termurah berada di kisaran Rp23.000 per liter, atau lebih tinggi Rp6.000 hingga Rp7.000 dibandingkan Minyakita.Dengan perbedaan harga yang cukup jauh, wajar jika masyarakat lebih memilih Minyakita," kata Sri.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....