Disnaker KLU Soroti Kenaikan Pengangguran Terbuka jelang Hari Buruh
- 30 Apr 2026 18:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menaruh perhatian serius terhadap kondisi ketenagakerjaan di daerah. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah meningkatnya angka pengangguran terbuka yang tercatat mencapai 2,68 persen pada tahun ini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Utara, Evi Winarni, mengatakan kenaikan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan bertambahnya jumlah pencari kerja secara riil. Menurutnya, perubahan metode penghitungan angkatan kerja oleh Badan Pusat Statistik turut memengaruhi peningkatan angka pengangguran secara administratif.
Ia menjelaskan, standar penghitungan tenaga kerja memasukkan kelompok usia 15 hingga 60 tahun sebagai usia produktif. Akibatnya, pelajar usia 15 hingga 18 tahun yang masih berstatus sekolah ikut masuk dalam kategori angkatan kerja.
“Pengangguran terbuka itu pendekatannya mulai dari usia 15 tahun sampai 60 tahun sebagai usia produktif. Faktanya, anak usia 15 hingga 18 tahun di KLU mayoritas masih duduk di bangku sekolah, namun mereka sudah masuk dalam hitungan angkatan kerja oleh BPS,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Menurut Evi, kelompok usia sekolah tersebut memiliki porsi cukup besar dalam struktur penduduk produktif di Kabupaten Lombok Utara. Kondisi ini menyebabkan angka pengangguran tampak meningkat meski sebagian besar belum benar-benar masuk ke pasar kerja.
Ia menilai, upaya menekan angka pengangguran tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sektor ketenagakerjaan. Peran lintas organisasi perangkat daerah diperlukan, terutama dalam menjaga angka partisipasi sekolah agar anak usia produktif tidak lebih cepat masuk ke dunia kerja.
“Ini bukan hanya pekerjaan Disnaker, tetapi juga dinas terkait bagaimana mempertahankan lama sekolah. Jika anak-anak tetap sekolah, maka mereka tidak menjadi pencari kerja di usia dini,” katanya.
Untuk mengurangi pengangguran riil, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Utara terus memperluas akses kesempatan kerja melalui berbagai program. Salah satunya dengan menggelar job fair dan memfasilitasi perekrutan langsung bersama sejumlah perusahaan.
Disnaker juga bekerja sama dengan perusahaan seperti PNM Mekar dalam proses seleksi tenaga kerja agar masyarakat memperoleh akses kerja yang lebih cepat dan terarah.
Di sisi regulasi, pemerintah daerah tengah mendorong penyelesaian Peraturan Daerah tentang Ketenagakerjaan yang saat ini masih dalam tahap harmonisasi bersama legislatif. Regulasi tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan perlindungan tenaga kerja sekaligus memperbesar peluang penyerapan pekerja lokal.
“Mudah-mudahan segera diselesaikan oleh dewan. Di dalam Perda tersebut, sudah ada poin-poin strategis untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal secara lebih maksimal,” tuturnya.
Selain membuka akses kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama. Melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga mengikuti uji kompetensi sebagai bentuk pengakuan kemampuan kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....