Pemilih di KLU Naik 7.334 Orang, Bawaslu Siapkan Penguatan Data dan Sosialisasi
- 30 Apr 2026 06:31 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara- Jumlah pemilih di Kabupaten Lombok Utara mengalami peningkatan dalam hasil pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Utara yang mendorong penguatan sistem informasi terpusat untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mudah diakses.
Dalam rapat internal yang berlangsung di kantor Bawaslu Lombok Utara, jajaran pimpinan membahas perkembangan data pemilih, strategi pengelolaan informasi, serta sejumlah agenda kelembagaan yang akan dijalankan dalam waktu dekat.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Lombok Utara, Ria Sukandi, mengungkapkan bahwa jumlah pemilih terbaru mencapai sekitar 192.794 orang.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan data pemilih pada Pilkada 2024 yang tercatat sebanyak 185.460 pemilih.
"Terjadi peningkatan sekitar 7.334 pemilih dari awal pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan atau rata-rata penambahan pemilih setiap periodik atau triwulan sejumlah 1.456 pemilih sejak tahun 2025," ujarnya, Rabu 29 April 2026.
Peningkatan jumlah pemilih tersebut menunjukkan adanya dinamika kependudukan yang perlu terus dipantau melalui pembaruan data secara rutin. Keakuratan data pemilih dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi perbedaan data saat tahapan pemilu berlangsung.
Ria menilai, sistem penyimpanan data yang terintegrasi akan memudahkan pengelolaan informasi internal sekaligus mempercepat proses pelaporan ke tingkat provinsi maupun pusat.
"Kami mendorong adanya bank data terpusat, sehingga ketika dibutuhkan, data dapat diakses dengan cepat dan akurat," katanya.
Ketua Bawaslu Lombok Utara, Deni Hartawan, menjelaskan bahwa lembaganya saat ini tengah mengembangkan mekanisme penyimpanan data dalam dua bentuk, yakni offline dan online.
Sistem offline akan memanfaatkan perangkat penyimpanan fisik seperti harddisk, sedangkan sistem online memanfaatkan layanan penyimpanan berbasis cloud untuk mendukung kebutuhan administrasi.
"Terkait bank data itu sedang diusahakan, baik secara offline menggunakan harddisk maupun online melalui Google Drive, agar kebutuhan data dari Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu RI dapat terpenuhi dengan cepat," jelasnya.
Menurut Deni, bank data yang terkelola dengan baik akan membantu lembaga dalam mendokumentasikan berbagai hasil pengawasan dan data kepemiluan secara sistematis.
Selain persoalan data pemilih, rapat internal tersebut juga membahas penguatan kapasitas pengawasan menghadapi perkembangan teknologi digital. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah potensi penggunaan kecerdasan buatan atau AI dalam kampanye politik.
Penggunaan teknologi AI diperkirakan dapat berkembang dalam bentuk manipulasi visual maupun audio yang berpotensi memengaruhi persepsi publik. Karena itu, pengawasan pemilu di masa depan dinilai perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.
"Bagaimana jika ke depan ada kampanye menggunakan AI, seperti manipulasi wajah presiden atau pihak tertentu, ini menjadi pekerjaan rumah kita agar pengawasan berbasis AI dapat terakomodir dalam regulasi," kata Deni.
Selain aspek pengawasan dan data, Bawaslu Lombok Utara juga mempersiapkan agenda pendidikan demokrasi yang akan menyasar lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Sekitar 47 madrasah di wilayah Kabupaten Lombok Utara direncanakan menjadi sasaran program sosialisasi demokrasi. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya partisipasi pemilih dan pengawasan pemilu.
Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lombok Utara, Dr. Suliadi, menekankan pentingnya koordinasi internal agar seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana.
"Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat dikondisikan dengan baik agar berjalan tertib dan efisien," ujarnya.
Melalui pembaruan data pemilih, penguatan sistem informasi, dan perluasan pendidikan demokrasi, Bawaslu Lombok Utara berharap dapat mendukung terciptanya proses demokrasi yang lebih transparan, partisipatif, dan akuntabel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....