Semangat Kartini, PLN NTB Salurkan Santunan untuk 15 Lansia Dhuafa di Lombok Timur
- 25 Apr 2026 13:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur- Di tengah peringatan Hari Kartini yang identik dengan semangat perjuangan dan kepedulian, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat melalui Yayasan Baitul Maal PLN kembali menghadirkan aksi sosial bagi masyarakat rentan. Kali ini, bantuan disalurkan kepada 15 lansia dhuafa di Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur sebagai bagian dari program santunan yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN, Selasa 21 April 2026.
Program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan kelistrikan, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. Momentum Hari Kartini dimaknai PLN sebagai ruang untuk memperluas semangat berbagi, khususnya kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Sri Heny Purwanti, mengatakan bahwa program santunan lansia dhuafa menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan dana zakat pegawai tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, semangat Kartini tidak hanya berbicara mengenai perjuangan perempuan, tetapi juga tentang keberanian menghadirkan perubahan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semangat Kartini kami maknai sebagai dorongan untuk terus menghadirkan manfaat dan kepedulian bagi masyarakat. Melalui YBM PLN, kami memastikan bahwa amanah zakat pegawai dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia dhuafa,” ujar Sri Heny Purwanti.
Program santunan ini merupakan bagian dari kegiatan berkelanjutan yang dijalankan YBM PLN di berbagai wilayah kerja PLN UP3 Selaparang. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di sejumlah unit layanan, mulai dari Selong, Pringgabaya, Kopang, hingga Praya. Secara kumulatif, program tersebut telah menjangkau puluhan penerima manfaat di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya.
Melalui pendekatan sosial berbasis kebutuhan masyarakat, YBM PLN menitikberatkan bantuan kepada kelompok rentan, termasuk lansia dhuafa yang kerap menghadapi keterbatasan ekonomi dan akses terhadap kebutuhan dasar. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu meringankan beban hidup para penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan harian.
Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PLN kepada masyarakat desa. Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial masyarakat, terutama bagi lansia yang hidup dalam keterbatasan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai PLN yang telah menyalurkan zakatnya melalui YBM PLN. Ini menjadi bukti nyata kepedulian PLN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa,” ungkap Nasipudin.
Ketua YBM PLN UIW NTB juga memastikan bahwa seluruh dana yang disalurkan telah melalui proses pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Dengan mekanisme tersebut, penyaluran bantuan diharapkan tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat optimal bagi penerima.
Selain menjadi agenda sosial rutin, program ini juga memperlihatkan peran PLN sebagai perusahaan yang hadir tidak hanya dalam menyediakan energi listrik, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial di daerah. Melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan kemanusiaan, PLN berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong nilai gotong royong dan solidaritas sosial.
Ke depan, PLN UIW NTB berharap jangkauan program sosial serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari dana zakat pegawai. Momentum Hari Kartini pun menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari pembangunan yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....