Momentum Kartini, PLN NTB Perkuat Kepemimpinan Perempuan
- 25 Apr 2026 13:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Di tengah tantangan sektor energi yang semakin kompleks dan dinamis, perempuan dinilai memiliki peran yang semakin strategis dalam mendukung transformasi perusahaan. Momentum Hari Kartini 2026 dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) untuk menegaskan bahwa keterlibatan perempuan bukan lagi sekadar pelengkap organisasi, melainkan bagian penting dalam pengambilan keputusan, inovasi, dan pelayanan kepada masyarakat.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menilai semangat Kartini masih relevan dalam menghadapi perkembangan dunia kerja modern, termasuk di sektor ketenagalistrikan yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.
Menurut Sri Heny, perempuan memiliki kapasitas yang tidak kalah besar dalam menghadapi tantangan industri energi, terutama dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.
“Perempuan memiliki perspektif yang kuat dalam membangun organisasi. Di PLN NTB, kami melihat perempuan bukan hanya hadir sebagai bagian dari struktur perusahaan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan yang memberikan dampak nyata,” ujar Sri Heny Purwanti, Kamis 23 April 2026.
Ia menjelaskan, melalui wadah Srikandi PLN, perempuan di lingkungan PLN NTB kini semakin aktif mengambil peran dalam berbagai bidang strategis perusahaan. Tidak hanya di sektor administratif, perempuan juga terlibat langsung dalam operasional, pelayanan pelanggan, hingga posisi kepemimpinan.
Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam berbagai lini bisnis perusahaan menjadi bagian penting dalam membangun sistem kerja yang lebih inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
Sri Heny menyebut, PLN UIW NTB terus membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kompetensi, serta kesempatan karier yang setara.
“Semangat Kartini yang kami dorong di PLN bukan hanya soal penghargaan terhadap perempuan, tetapi bagaimana menciptakan ruang yang adil agar setiap individu dapat berkembang sesuai kompetensi dan potensinya,” katanya.
Dalam mendukung hal tersebut, PLN UIW NTB secara aktif menjalankan berbagai program pengembangan keterampilan bagi pegawai perempuan. Program pelatihan kepemimpinan, penguatan kompetensi teknis, hingga pengembangan soft skills menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mencetak pemimpin perempuan yang berdaya saing.
Sri Heny menilai, penguatan kualitas sumber daya manusia perempuan penting dilakukan agar perusahaan memiliki struktur organisasi yang lebih adaptif terhadap perubahan industri energi.
Selain pengembangan kompetensi, PLN UIW NTB juga membangun lingkungan kerja yang aman dan inklusif. Berbagai kebijakan internal diterapkan guna memastikan setiap pegawai memperoleh kesempatan yang setara tanpa diskriminasi.
Program Respectful Workplace Policy (RWP) dan Employee Wellbeing Program (EWP), kata Sri Heny, menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan budaya kerja yang sehat dan nyaman.
“Lingkungan kerja yang inklusif akan melahirkan produktivitas yang lebih baik. Ketika pegawai merasa aman dan dihargai, maka mereka akan lebih maksimal dalam memberikan kontribusi,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada penguatan internal perusahaan, Sri Heny juga menyoroti kontribusi perempuan PLN dalam kegiatan sosial. Melalui Srikandi PLN dan kolaborasi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, berbagai program pemberdayaan masyarakat terus dijalankan.
Program tersebut mencakup pemberdayaan ekonomi perempuan, edukasi kesehatan, hingga kegiatan lingkungan yang menyasar masyarakat di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.
Sri Heny menegaskan, keterlibatan perempuan dalam sektor energi tidak hanya memberi manfaat bagi perusahaan, tetapi juga berdampak pada pembangunan sosial yang lebih luas.
Menurutnya, perempuan memiliki kemampuan untuk menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan berkelanjutan dalam berbagai program perusahaan.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam masa depan energi Indonesia. Dari NTB, kami ingin menunjukkan bahwa semangat Kartini tidak berhenti pada simbol, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi perusahaan dan masyarakat,” tutup Sri Heny.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....