NTB Perluas Akses Layanan Lansia, Fokus pada Kesehatan dan Kemandirian

  • 22 Apr 2026 17:18 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • NTB Perluas Akses Layanan Lansia
  • Layanan Ramah Lansia

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan dan pemberdayaan lanjut usia melalui pembangunan ekosistem yang lebih ramah lansia. Upaya ini mencakup perluasan akses layanan kesehatan hingga penguatan program sosial yang mendorong kemandirian.

Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Pelayanan Harian Lanjut Usia (PHLU) NTB yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini di Lombok Plaza, Mataram, Selasa, 21 April 2026.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Dr. Ahsanul Khalik, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong kebijakan yang menempatkan lansia sebagai bagian penting pembangunan. “Kami ingin memastikan para lansia tetap sehat, mandiri, dan aktif dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan ekosistem ramah lansia menjadi kunci. Pemerintah daerah berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih inklusif, sekaligus menghadirkan program pemberdayaan agar lansia tetap produktif.

“Lansia bukan beban, tetapi aset sosial. Karena itu, mereka harus diberi ruang untuk tetap berdaya dan dihargai,” kata pria yang akrab disapa Aka.

Aka menambahkan, pengalaman hidup para lansia merupakan modal sosial yang penting dalam menjaga nilai dan harmoni masyarakat. Dalam konteks ini, lansia diposisikan sebagai penguat budaya sekaligus sumber keteladanan bagi generasi muda.

Momentum peringatan yang bertepatan dengan Hari Kartini juga dimanfaatkan untuk menegaskan peran perempuan lansia. Ahsanul menyebut semangat Raden Ajeng Kartini tetap hidup dalam kiprah perempuan NTB, termasuk mereka yang telah memasuki usia lanjut.

Ketua PHLU NTB, Hj. Amy Viraningsih, menyatakan organisasinya menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program lansia. Melalui PHLU, para lansia didorong untuk tetap aktif dalam kegiatan sosial, menjaga kesehatan, serta mengembangkan potensi diri.

“PHLU hadir sebagai wadah untuk memastikan para lansia tidak merasa sendiri, tetapi tetap memiliki ruang untuk berkontribusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema tahun ini Tambah Usia, Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Amy juga menekankan pentingnya integrasi program lintas sektor agar pelayanan bagi lansia lebih optimal. Menurut dia, dukungan pemerintah selama ini telah memberikan dampak positif, namun masih perlu diperkuat agar menjangkau lebih banyak lansia di NTB.

“Kami berharap ke depan program lansia semakin terintegrasi, sehingga kesejahteraan mereka bisa lebih terjamin,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....