Warga Diminta Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Lombok Utara Tetap Aman

  • 20 Apr 2026 18:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Kekhawatiran masyarakat terhadap potensi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) pasca-eksekusi lahan sejumlah SPBU di Kabupaten Lombok Utara mulai terjawab. PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi tetap aman dan penyaluran kepada masyarakat berjalan normal.

Penegasan ini disampaikan menyusul proses eksekusi lahan terhadap tiga SPBU di wilayah Lombok Utara yang dilakukan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mataram. Meski aktivitas di lokasi terdampak dihentikan sementara, Pertamina menjamin tidak ada gangguan signifikan terhadap distribusi BBM.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan. Ia menegaskan bahwa Pertamina tetap berkomitmen menjalankan kewajiban pelayanan energi kepada masyarakat.

“Pertamina menghormati proses hukum yang berlangsung sebagai bagian dari penyelesaian sengketa para pihak. Di sisi lain, kami memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya, Senin 20 April 2026.

Ahad menjelaskan, sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah menyiapkan skema pengalihan distribusi ke sejumlah SPBU terdekat. Skema ini diterapkan agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap BBM, termasuk jenis BBM subsidi seperti Solar dan Pertalite.

Untuk penyaluran Solar, masyarakat dapat mengakses SPBU di wilayah Gunung Sari, Lombok Barat, dengan jarak sekitar 28 kilometer. Sementara untuk BBM jenis Pertalite dan sejenisnya, alternatif tersedia di SPBU Gangga serta beberapa SPBU lain dengan jarak relatif dekat di wilayah Lombok Utara.

Menurut Ahad, ketersediaan SPBU alternatif tersebut dinilai cukup untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama masa penyesuaian berlangsung. Pertamina juga terus memantau distribusi dan memastikan stok di SPBU pengalihan tetap dalam kondisi aman.

“Kami telah menyiapkan suplai tambahan di SPBU sekitar agar tidak terjadi kekosongan. Sistem distribusi tetap berjalan sesuai perencanaan dan kami lakukan pengawasan intensif di lapangan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah situasi ini. Pertamina memastikan stok BBM dalam kondisi cukup dan distribusi berlangsung stabil.

“Masyarakat tidak perlu panic buying. Stok tersedia dan distribusi kami jaga tetap lancar,” tegasnya.

Selain itu, Pertamina telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait guna memastikan proses transisi berjalan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Langkah koordinasi ini dinilai penting mengingat Lombok Utara merupakan salah satu daerah dengan aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, sehingga ketersediaan energi menjadi faktor krusial.

Pertamina juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menjaga kelancaran distribusi energi. Jika menemukan indikasi penyelewengan atau aktivitas mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan Pertamina Call Center 135.

Dengan berbagai langkah mitigasi yang dilakukan, Pertamina optimistis distribusi BBM di Lombok Utara akan tetap terkendali hingga proses hukum terkait SPBU selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....