Harga Minyak Goreng Premium Naik, Disdag Siapkan Pasar Murah
- 20 Apr 2026 07:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram – Kenaikan harga minyak goreng kemasan premium dalam tiga pekan terakhir di Kota Mataram mendorong Dinas Perdagangan (Disdag) setempat memperkuat koordinasi lintas sektor guna mencari solusi dan menjaga stabilitas pasokan serta harga di pasaran.
Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting Disdag Kota Mataram, Sri Wahyunida, mengungkapkan kenaikan harga terjadi di sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern dengan rentang kenaikan antara Rp1.800 hingga Rp3.000 per liter, bergantung pada merek.
“Kami masih melakukan pemantauan. Untuk penyebab pastinya, segera berkoordinasi lebih lanjut dengan distributor dan pihak terkait lainnya,” ujarnya, Senin 20 April 2026.
Menurutnya, Disdag telah turun langsung melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi riil di masyarakat sekaligus menelusuri faktor pemicu kenaikan harga. Dugaan sementara mengarah pada meningkatnya biaya bahan baku kemasan plastik serta potensi gangguan dalam sistem distribusi.
“Kemungkinan ada kendala dalam pendistribusian, tapi untuk kepastiannya kami akan berkoordinasi lebih lanjut, termasuk dengan pemerintah provinsi hingga pusat,” tambahnya.
Meski harga mengalami kenaikan, Sri memastikan stok minyak goreng premium di ritel modern masih dalam kondisi aman. Namun, kondisi berbeda terjadi pada minyak goreng subsidi Minyakita yang saat ini terpantau kosong di sejumlah ritel modern.
Sebagai langkah mitigasi, Disdag Kota Mataram juga menyiapkan agenda pasar rakyat atau pasar murah dalam waktu dekat. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, termasuk minyak goreng premium, dengan harga lebih terjangkau di bawah harga pasar.
Sementara itu, untuk operasi pasar murah khusus Minyakita dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, pelaksanaannya masih belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.
"InsyaAllah kita akan upayakan untuk bisa menggelar pasar murah untuk jadwal belum bisa kami pastikan sedang kami upayakan," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....