Rakernas IHGMA Perkuat Jaringan Nasional hingga Tembus ASEAN
- 18 Apr 2026 13:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-V Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) melahirkan sejumlah keputusan strategis yang dinilai krusial bagi masa depan industri perhotelan nasional. Salah satu keputusan utama adalah penetapan Kota Bandung sebagai tuan rumah Kongres Nasional IHGMA tahun 2027, Jumat 17 April 2026.
Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme voting dalam sidang pleno yang diikuti para Ketua DPD. Dari 21 DPD yang hadir, sebanyak 11 DPD menjatuhkan pilihan kepada Bandung, sementara 3 DPD lainnya memilih Kalimantan Timur sebagai kandidat tuan rumah.
Ketua Umum IHGMA, Dr. I Gede Arya Pering Arimbawa, menegaskan bahwa Rakernas kali ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi, tetapi juga momentum pembenahan sistem organisasi, terutama dalam aspek keanggotaan dan pengelolaan keuangan.
“Salah satu yang kita dorong adalah sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi dari DPD ke DPP sehingga semua memiliki format dan data yang sama ini penting untuk transparansi dan akuntabilitas organisasi,” ujarnya.
Selain penguatan sistem, IHGMA juga memperluas cakupan keanggotaan dengan merangkul para profesional hotel yang sudah tidak aktif bekerja, termasuk para pensiunan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pengalaman dan wawasan dalam organisasi.
“Senior-senior ini tetap kita ajak berkolaborasi karena kita butuh insight dan guidance mereka,” katanya menegaskan.
Lebih jauh, IHGMA membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak, mulai dari vendor hingga akademisi dari perguruan tinggi. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri perhotelan sekaligus meningkatkan daya saing sektor pariwisata nasional.
Dalam arah kebijakan jangka panjang, IHGMA menargetkan seluruh general manager hotel di Indonesia dapat tergabung dalam satu wadah organisasi. Upaya ini diyakini akan memperkuat profesionalisme, integritas, serta memperluas jaringan kerja hingga ke level internasional.
“Networking ini penting dari Sabang sampai Merauke kita harus saling kenal ke depan kita ingin bicara lebih luas lagi sampai level ASEAN,” ucapnya.
IHGMA juga menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata. Organisasi ini berkomitmen memberikan masukan kebijakan serta turut berkontribusi dalam berbagai program pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sementara itu, laporan sidang komisi mencatat dari total 28 DPD, sebanyak 21 DPD hadir dalam Rakernas dan 7 DPD tidak hadir. Total saldo kas gabungan dari DPD yang melaporkan pada tahun 2025 mencapai Rp1,26 miliar, menunjukkan kapasitas organisasi yang semakin solid secara finansial.
Dalam ajang penghargaan, DPD Bali tampil dominan dengan meraih tiga kategori sekaligus, yakni kegiatan terbaik, jumlah peserta terbanyak dengan 31 orang, serta kolektivitas laporan terbaik dengan capaian 95 persen.
Rakernas IHGMA V secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri, yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan nasional tersebut di NTB. Ia menilai sektor perhotelan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan pariwisata di tengah berbagai tantangan global.
“Kami berharap Rakernas ini menjadi momentum penguatan sektor pariwisata khususnya di NTB,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan visi pembangunan daerah, termasuk upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penguatan sektor pariwisata. Kegiatan pembukaan ditandai dengan pemukulan gong serta penyerahan cendera mata sebagai simbol sinergi antara pemerintah dan pelaku industri perhotelan.
“Sinergi ini harus terus dijaga untuk mendorong pariwisata yang berkelanjutan,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....