Lombok Tengah Fokus Data dan Pemberdayaan Ekonomi Entaskan Kemiskinan

  • 18 Apr 2026 06:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mulai memfokuskan langkah konkret dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, menyusul penetapan 17 desa sebagai lokasi prioritas program percepatan tahun 2025 oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menegaskan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem tidak cukup dilakukan melalui bantuan sementara. Ia menekankan pentingnya pendekatan terarah dan berbasis data agar program yang dijalankan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Untuk itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta melakukan pemutakhiran data secara cermat sebagai dasar intervensi kebijakan.

“Data yang akurat menjadi kunci agar penanganan kemiskinan ekstrem tepat sasaran,” ujarnya Jumat 17 April 2026.

Sejumlah strategi pun telah disiapkan pemerintah daerah. Di antaranya perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat miskin, penguatan ekonomi melalui pemberdayaan dan akses usaha, serta penyaluran bantuan sosial bagi warga yang tidak memiliki kemampuan bekerja.

Bantuan sosial difokuskan pada kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, serta warga tanpa mata pencaharian tetap. Bantuan diberikan dalam bentuk sembako dan bantuan kemanusiaan lainnya untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Sementara itu, program penguatan ekonomi diarahkan untuk mendorong masyarakat agar lebih mandiri dan memiliki sumber penghasilan berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting sebagai solusi jangka panjang dalam menekan angka kemiskinan ekstrem.

Di tengah adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Lombok Tengah tetap menempatkan penanggulangan kemiskinan sebagai prioritas utama dengan melakukan penyesuaian kebijakan dan penganggaran.

Adapun 17 desa yang menjadi prioritas penanganan tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Batukliang (Desa Barabali dan Beber), Batukliang Utara (Desa Tanak Beak), Jonggat (Desa Labulia, Sukarara, dan Ubung), Praya Barat (Desa Kateng, Penujak, dan Selong Belanak), Praya Barat Daya (Desa Kabul dan Pandan Indah), Praya Tengah (Desa Kelebuh), Pringgarata (Desa Pemepek), serta Pujut (Desa Bangket Parak, Sengkol, Tanak Awu, dan Tumpak).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....