PT Sumbawa Timur Mining Masuki Tahap Studi Kelayakan Proyek Hu’u

  • 16 Apr 2026 09:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Perkembangan proyek tambang mineral yang dikelola PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, perusahaan telah memasuki tahap studi kelayakan sebagai bagian dari persiapan menuju fase produksi.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT STM, Yan Fuadi, menjelaskan, Proyek Hu’u merupakan salah satu proyek strategis yang berfokus pada eksplorasi deposit mineral tembaga beserta mineral ikutannya.

PT STM sendiri berdiri sejak 13 Februari 1998, sebagai hasil kolaborasi antara Eastern Star Resources Pty Ltd yang memegang saham sebesar 80 persen dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sebesar 20 persen.

“Proyek Hu’u yang kami kelola saat ini masih berada pada tahap studi kelayakan. Jika tidak ada kendala, target produksi diperkirakan dapat dimulai pada rentang tahun 2030 hingga 2032, dengan proyeksi operasional pada 2031,” ujarnya, Kamis, 16 April 2026.

Selain potensi mineral, di wilayah kerja STM juga terdapat sumber energi panas bumi. Namun, pengelolaannya berada di bawah entitas berbeda, yakni PT Sumbawa Timur Geothermal (STG), yang telah memperoleh izin dari pemerintah untuk pengembangan energi listrik berbasis panas bumi.

Dalam pelaksanaan operasionalnya, STM menegaskan komitmen terhadap penerapan standar lingkungan yang ketat, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku. Perusahaan juga mengedepankan kolaborasi dengan masyarakat melalui pendekatan sosial yang berkelanjutan.

“Seluruh tahapan kegiatan kami berbasis teknologi dan kajian ilmiah untuk memastikan operasi yang aman, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dalam berbagai forum pemaparan, manajemen STM juga menyampaikan sejumlah materi penting, mulai dari profil proyek dan kegiatan operasional, landasan umum serta perizinan tambang, hingga kondisi sosial masyarakat di wilayah operasional.

Tak hanya itu, perusahaan juga terus melakukan pembaruan terhadap program pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat lingkar tambang tetapi juga masyarakat Dompu secara luas.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dengan progres yang ada saat ini, proyek Hu’u diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial secara berimbang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....