Cuaca Tak Menentu Picu Risiko DBD
- 13 Apr 2026 19:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Perubahan cuaca yang tidak menentu dalam dua pekan terakhir mendorong Pemerintah Kota Mataram meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran demam berdarah dengue (DBD). Meski belum terjadi lonjakan kasus secara signifikan, langkah antisipasi dini dinilai menjadi kunci utama mencegah wabah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengatakan kondisi cuaca yang berubah-ubah lalu hujan deras di siang hari atau sebaliknya berpotensi memicu munculnya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus DBD.
“Kalau hujan terus-menerus, biasanya jentik akan hanyut. Tapi justru jeda panas di sela hujan ini yang memicu munculnya genangan air statis, sehingga jentik berkembang menjadi nyamuk dewasa,” ujarnya, Senin 13 April 2026.
Data Dinkes mencatat, sejak Januari hingga minggu pertama April 2026, terdapat 93 kasus DBD di Kota Mataram. Angka tersebut memang belum tergolong tinggi, namun tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah di tengah dinamika cuaca saat ini.
Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Mataram mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu instruksi resmi dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Warga diminta aktif melakukan pengecekan mandiri di lingkungan rumah masing-masing, terutama pada tempat-tempat yang berpotensi menampung air.
“Masyarakat kami harapkan bisa melakukan pengecekan mandiri di rumah masing-masing tanpa harus menunggu instruksi kolektif,” jelas Emirald.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....