Alumni “Joglo” Diminta Jaga Nilai Kesantunan, Gubernur Soroti Peran di Pembangunan
- 13 Apr 2026 09:51 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Joglo
- Alumni Joglo
- Jaga Nilai Kesantunan
RRI.CO.ID, Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya menjaga nilai kesantunan dan kebersamaan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Yogyakarta. Hal tersebut disampaikannya dalam acara silaturahmi alumni “Joglo” yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim di Mataram, Minggu 12 April 2026.
Dalam sambutannya, Iqbal menyebut adanya “bahasa telpati” di antara sesama alumni Jogja, sebuah bentuk komunikasi batin yang mencerminkan kedekatan emosional tanpa perlu banyak kata. Ia menilai, nilai ini merupakan bagian dari budaya pergaulan yang harus terus dijaga.
“Di Jogja kita belajar meminta tanpa meminta. Itu bagian dari adat dan kesantunan yang terbentuk secara alami,” ujarnya.
Iqbal juga mengungkapkan bahwa banyak alumni Jogja yang kini mengisi posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan bahwa hal tersebut terjadi secara alami, bukan hasil rekayasa.
Lebih lanjut, ia membagikan pengalaman pribadinya saat diminta orang tuanya untuk melanjutkan studi di Jogja. Menurutnya, lingkungan Jogja memberikan ruang bagi seseorang untuk menemukan jati diri sekaligus menyerap nilai-nilai kesantunan.

“Ada aura yang berbeda di Jogja. Siapapun yang datang ke sana, akan pulang membawa karakter yang lebih halus dan santun,” katanya.
Iqbal berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi bekal bagi para alumni untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di NTB dan Kota Mataram. Ia juga menyinggung capaian terbaru Kota Mataram yang masuk dalam 10 besar kota paling maju di Indonesia.
Acara tersebut turut diisi dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial alumni. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol kebersamaan.
Iqbal mengajak seluruh alumni untuk terus mempererat solidaritas dan saling mendukung dalam berbagai bidang.
“Mudah-mudahan pengalaman di Jogja bisa menyatukan kita semua, dan menjadi kekuatan untuk membangun daerah ke depan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....