Hadir dalam Rangkaian Nyepi, Kakanwil Kemenkum: Perkuat Persuadaraan
- 13 Apr 2026 09:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemnkum) Nusa Tenggara Barat (NTB), I Gusti Putu Milawati, menghadiri kegiatan Dharma Shanti bersama Pemerintah Provinsi NTB. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Minggu, 12 April 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi NTB ini mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga untuk NTB Makmur Mendunia” sebagai wujud penguatan nilai persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum NTB, I Gusti Putu Milawati, dalam rilisnya mengatakan bahwa Dharma Shanti memiliki makna yang lebih dari sekadar seremoni. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat persaudaraan serta toleransi antarumat beragama dalam bingkai kebhinekaan di NTB.
“Dharma Shanti ini bukan hanya seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama dalam bingkai kebhinekaan di NTB,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Dharma Shanti 2026, Kombes Pol. dr. I Komang Tresna menjelaskan bahwa Dharma Shanti merupakan puncak dari rangkaian perayaan Nyepi yang bertujuan mempererat simakrama atau silaturahmi antarumat. Melalui tema yang diangkat, kegiatan ini menegaskan bahwa seluruh masyarakat merupakan satu keluarga besar tanpa memandang perbedaan suku, ras, maupun agama, serta menjadi fondasi dalam menjaga keharmonisan di NTB.
Ketua PHDI Provinsi NTB, Ir. I Wayan Karioka, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan di tengah dinamika global. Ia menjelaskan bahwa nilai Vasudhaiva Kutumbakam mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah saudara, sehingga berbagai persoalan dunia perlu disikapi bersama dengan semangat toleransi dan keharmonisan sosial.
Kemudian, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, turut menyampaikan salam dari Menteri Agama kepada umat Hindu di NTB. Ia menyebut Dharma Shanti sebagai momentum refleksi untuk menilai perjalanan yang telah dilalui sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual Nyepi sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis.
Terkhir, Mewakili Gubernur NTB, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Pembangunan, Sosial, dan Kemasyarakatan, Yusron Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah keberagaman masyarakat NTB. Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh pihak dalam menjaga kerukunan dan persatuan di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....