Hadiri Milad LPS Sirzam, Wabup Lotim Tekankan Pendidikan sebagai Pondasi

  • 11 Apr 2026 20:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan pentingnya filosofi organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang secara konsisten menyandingkan aspek pendidikan dan sosial dalam setiap langkahnya. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Milad ke-4 Lembaga Pendidikan Sosial (LPS) Sirzam Pancor, Sabtu, 11 April 2026.

Dalam sambutannya, Wabup menekankan bahwa sinergi antara pendidikan dan sosial merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, berbagai persoalan sosial hanya dapat diselesaikan secara efektif dan berkelanjutan apabila ditangani oleh individu yang memiliki pendidikan memadai.

“Pendidikan dan sosial itu di NWDI selalu bergandengan. Kenapa harus pendidikan dulu? Karena masalah-masalah sosial hanya bisa diselesaikan jika orang-orang berpendidikan yang mengerjakannya,” ungkapnya.

Sejalan dengan visi nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memutus rantai kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mengembangkan program “Sekolah Rakyat”. Program berbasis asrama (boarding school) ini berpusat di Lenek dan saat ini telah menampung sekitar 100 siswa dari keluarga kurang mampu. Selain itu, pemerintah daerah juga tengah memprioritaskan penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Garuda.

Di sisi lain, Wabup turut menyoroti fenomena kepanikan masyarakat akibat isu kelangkaan gas elpiji yang sempat terjadi. Ia menilai rendahnya literasi media sosial serta kepanikan dalam berbelanja menjadi faktor utama terganggunya distribusi.

“Kondisi pasokan yang menipis menjadi makin sulit karena kepanikan pembeli,” ujarnya.

Pemerintah daerah kini fokus mempercepat distribusi setelah tambahan pasokan gas tiba melalui Pelabuhan Lembar. Ia juga menjelaskan bahwa ketergantungan nasional terhadap impor elpiji yang mencapai sekitar 80 persen, termasuk dari Amerika Serikat, turut memengaruhi kelancaran suplai di daerah, terlebih saat terjadi lonjakan konsumsi pada Ramadan dan Idul Fitri.

Lebih lanjut, Wabup mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup hemat energi, pengawasan subsidi listrik, elpiji, dan BBM yang semakin ketat, kesadaran untuk tidak boros dinilai penting guna menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga maupun daerah. Bahkan, kebijakan Work From Home (WFH) kini tengah diuji coba sebagai langkah kolektif untuk menekan konsumsi BBM.

Sementara itu, Ketua Panitia, Mursidin, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan milad tahun ini diisi dengan berbagai agenda keagamaan, di antaranya ujian hafalan Al-Qur’an bagi santri Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) Sirzam Pancor dengan kategori 3 juz, 5 juz, hingga 10 juz. Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan pelaksanaan Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) tingkat lembaga yang berlangsung pada 7–9 April lalu.

Berawal dari inisiatif sederhana untuk tidak sekadar mengajarkan baca Al-Qur’an di tingkat TPQ, LPS Sirzam kini telah berkembang menjadi lembaga pembinaan tahfidz yang lebih terstruktur. Saat ini, lembaga tersebut telah membina lebih dari 100 santri.

Peringatan Milad ke-4 LPS Sirzam yang digelar di Lapangan RTQ Sirzam Pancor juga dirangkaikan dengan wisuda hafalan santri. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Hamzanwadi, para Tuan Guru dan alim ulama, pembina lembaga, para da’i, wali santri, serta santriawan dan santriwati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....