Abul Chair Siap Jadi Jembatan untuk NTB Makmur Mendunia

  • 09 Apr 2026 19:02 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Abul Chair
  • Sekretaris Daerah NTB
  • NTB Makmur Mendunia

RRI.CO.ID, Mataram - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Abul Chair, menegaskan bahwa upaya mendorong kemajuan daerah tidak bisa bertumpu pada pemerintah semata. Ia menyebut, promosi NTB harus menjadi kerja kolektif yang melibatkan seluruh elemen, dari masyarakat hingga dunia usaha.

Pernyataan itu disampaikan Abul Chair usai dilantik di Pendopo Gubernur NTB, Kamis, 9 April 2026. Ia menempatkan dirinya sebagai penghubung untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pembangunan daerah.

“Saya ingin mengambil peran sebagai penghubung. Dengan dukungan masyarakat, media, akademisi, dan dunia usaha, kita bisa bergerak bersama membangun NTB,” ujarnya.

Menurut Abul, arah kebijakan pemerintah daerah saat ini menempatkan promosi sebagai agenda strategis. Ia menyebut Gubernur NTB mendorong agar energi pemerintah lebih difokuskan pada memperkenalkan potensi daerah ke pasar yang lebih luas, termasuk tingkat global.

“Gubernur ingin ruang gerak lebih leluasa untuk memasarkan NTB. Itu yang harus kita dukung bersama,” katanya.

Abul menilai, keberhasilan promosi daerah tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga partisipasi publik. Ia mendorong setiap warga NTB mengambil peran aktif, sekecil apa pun, dalam mengenalkan daerahnya.

“Promosi NTB bukan hanya tugas pemerintah. Setiap orang punya peran untuk memperkenalkan daerah ini,” ucapnya.

Selain itu, ia menyoroti pesan Gubernur terkait karakter aparatur yang dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurut dia, komitmen, loyalitas, dan militansi menjadi fondasi utama.

“Yang dibutuhkan adalah aparatur yang punya komitmen kuat, loyal pada pimpinan dan negara, serta tidak mudah menyerah dalam bekerja,” katanya.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi NTB kini tengah melakukan konsolidasi internal. Abul menyebut penguatan soliditas organisasi menjadi prasyarat sebelum mengeksekusi program-program strategis.

Di tengah proses itu, ia kembali mengingatkan pentingnya memulai dari langkah sederhana. “Mulai dari hal kecil. Di setiap aktivitas, kita bisa ikut memasarkan NTB,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....