Gubernur NTB Panggil Tiga Besar Calon Pejabat Eselon II
- 08 Apr 2026 12:59 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Gubernur NTB
- Pejabat Eselon II
- Pansel
RRI.CO.ID, Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mulai melakukan wawancara terhadap tiga besar calon pejabat eselon II yang lolos seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, Rabu, 8 April 2026. Wawancara ini menjadi tahap pendalaman sebelum penetapan dan pelantikan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno, membenarkan proses tersebut. “Pak Gubernur mewawancarai tiga besar calon JPT Pratama,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Tri menegaskan, jumlah peserta yang diwawancarai sebanyak tiga orang untuk masing-masing posisi yang dilelang. Namun, untuk jabatan wakil direktur rumah sakit umum daerah (RSUD) Provinsi NTB tidak termasuk dalam sesi wawancara kali ini.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, menjelaskan wawancara yang dilakukan Gubernur bersifat mendalam. Kandidat diminta menjelaskan pemahaman mereka terhadap jabatan yang dilamar, sekaligus memaparkan langkah strategis dalam menangani persoalan di bidang masing-masing.
“Yang ditanyakan antara lain pengetahuan tentang jabatan yang dilamar dan apa langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menjawab persoalan di NTB sesuai bidangnya,” kata Khalik, mengutip keterangan salah satu peserta.
Ia menambahkan, hasil wawancara ini akan menjadi bahan pertimbangan sebelum pemerintah daerah mengajukan persetujuan teknis ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jika persetujuan tersebut terbit dalam waktu dekat, pelantikan pejabat eselon II dimungkinkan dilakukan secepatnya.
“Kalau persetujuan teknisnya cepat keluar, pelantikan bisa dilakukan pekan ini atau paling lambat pekan depan,” ujarnya.
Adapun jabatan wakil direktur tidak diwawancarai langsung oleh Gubernur karena mekanisme koordinasinya berada di bawah direktur rumah sakit. Meski berstatus eselon II B, posisi tersebut dinilai memiliki jalur komando yang berbeda.
Pemerintah Provinsi NTB menargetkan proses pengisian jabatan pimpinan tinggi ini dapat segera rampung guna mempercepat kinerja birokrasi dan pelayanan publik di daerah. "Kalau sekiranya persetujuan teknisnya keluar cepat, maka langsung akan dilakukan pelantikan. Pekan ini," kata Khalik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....