Drone Thermal Diterjunkan Remaja Hanyut di Temburun Nanas Masih dalam Pencarian
- 07 Apr 2026 09:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Operasi pencarian terhadap remaja hilang di kawasan wisata Air Terjun Temburun Nanas terus ditingkatkan. Memasuki hari kedua, Selasa 7 April 2026, Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran untuk menemukan Heri Saputra (16), warga Dusun Bagik Dapol, Desa Mertak, Lombok Tengah, yang terseret arus deras.
Tim dari Kantor SAR Mataram tidak hanya mengandalkan penyisiran darat, tetapi juga mulai mengoptimalkan pemantauan udara. Teknologi drone dikerahkan untuk menelusuri aliran sungai dari titik awal korban jatuh hingga ke Bendungan Meninting.
Koordinator Lapangan, Dewa Gede Kerta, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, menegaskan seluruh potensi SAR dikerahkan demi mempercepat proses pencarian.
“Untuk mengoptimalkan pemantauan terutama di medan yang sulit dijangkau, kami merencanakan penggunaan drone thermal guna melakukan pemetaan udara dan pencarian visual dari ketinggian,” ujarnya.
Namun, medan berat menjadi tantangan serius bagi tim di lapangan. Kondisi cuaca yang tidak stabil hingga derasnya arus sungai memperlambat proses pencarian.
“Kendala kami adalah cuaca yang tidak menentu, debit air yang fluktuatif, arus yang sangat kuat hingga medan sungai yang didominasi bebatuan besar dan licin serta banyaknya jeram,” katanya menegaskan.
Peristiwa tragis ini bermula pada Senin (6/4) siang, saat korban bersama sejumlah rekannya tengah berwisata di lokasi air terjun. Secara tiba-tiba, air bah datang menghantam kawasan tersebut dan menyeret dua remaja ke aliran sungai.
Salah satu korban berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, sementara Heri Saputra hilang terbawa arus deras. Sejak saat itu, upaya pencarian terus dilakukan tanpa henti oleh tim gabungan.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kantor SAR Mataram, TNI dan Polri, BPBD Lombok Barat, Damkartan, pemerintah kecamatan dan desa, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus bekerja maksimal di lapangan. Harapan besar terus dipanjatkan agar korban segera ditemukan.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin hingga korban ditemukan,” ucapnya, katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....