Modernisasi Alat Tangkap Jadi Kunci Lonjakan Pendapatan Nelayan

  • 02 Apr 2026 20:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menunjukkan langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program bantuan yang langsung menyasar kebutuhan di lapangan. Intervensi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga mendorong nilai tambah melalui pengolahan hasil perikanan.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DKP dan Ketapang) Lombok Barat, Afgan Kusumanegara mengungkapkan pemerintah daerah memberikan berbagai bantuan strategis kepada kelompok nelayan. Bantuan tersebut meliputi unit pengolahan ikan, sarana pemindangan, hingga fasilitas produksi abon ikan guna meningkatkan nilai jual hasil tangkapan.

“Pemkab Lombok Barat memberikan bantuan berupa unit pengolahan ikan agar hasil tangkapan nelayan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Afgan saat ditemui RRI dikantornya, Gerung, Lombok Barat, Kamis 2 April 2026.

Selain itu, bantuan juga menyasar aspek penangkapan ikan melalui penyediaan perahu, jaring, dan mesin tempel dengan kapasitas lebih besar. Hal ini dinilai mampu memperluas jangkauan melaut para nelayan sekaligus meningkatkan produktivitas mereka.

“Dari hasil wawancara kami dengan nelayan penerima bantuan, terjadi peningkatan hasil tangkap dibanding sebelumnya. Dulu jangkauan terbatas karena menggunakan mesin kecil, sekarang lebih jauh dan hasilnya lebih banyak,” katanya menegaskan.

Afgan memastikan seluruh bantuan yang diberikan telah melalui proses verifikasi ketat agar tepat sasaran. Bantuan tidak diberikan kepada individu, melainkan kepada kelompok nelayan yang telah terdaftar resmi dan memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA).

“Bantuan diberikan berdasarkan proposal kelompok yang diketahui kepala desa, dilengkapi surat domisili, serta rekomendasi penyuluh perikanan. Setelah itu kami lakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kelayakannya,” ucapnya.

Dalam menghadapi fluktuasi harga hasil tangkapan, Pemkab Lombok Barat juga menyiapkan strategi melalui penyediaan fasilitas cold storage di sejumlah titik. Fasilitas ini memungkinkan nelayan menyimpan hasil tangkapan saat produksi melimpah agar tidak langsung dijual dengan harga rendah.

“Cold storage ini membantu nelayan menyimpan ikan saat hasil melimpah. Ketika pasokan berkurang, ikan bisa dikeluarkan kembali dan dijual dengan harga lebih stabil sehingga keuntungan tetap terjaga,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....