Lapas Lombok Barat Hadirkan Kedamaian Batin lewat Odalan

  • 02 Apr 2026 18:34 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat — Di balik tembok pembatas dan keterbatasan ruang gerak, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) umat Hindu di Lapas Kelas IIA Lombok Barat justru menemukan ruang sunyi yang penuh makna. Melalui pelaksanaan Odalan di Pura Padmasana Bajra Satwa, Kamis 2 April 2026, mereka merasakan ketenangan batin yang menjadi titik awal perubahan diri.

Kegiatan keagamaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTB, Agung Krisna, sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang menitikberatkan keseimbangan antara mental, spiritual, dan sosial warga binaan.

“Kadang yang paling dibutuhkan itu bukan sesuatu yang besar, tapi ruang untuk tenang. Di situ mereka bisa mulai berdialog dengan diri sendiri, dan itu penting untuk proses perubahan,” ujarnya.

Ia menegaskan Odalan bukan sekadar ritual keagamaan semata, melainkan menjadi media refleksi yang mampu membangun kesadaran diri dan mengembalikan makna hidup bagi para warga binaan.

Senada dengan itu, Kepala Lapas Lombok Barat, M. Fadli, mengungkapkan pendekatan pembinaan berbasis spiritual telah menunjukkan hasil yang nyata dalam perubahan perilaku warga binaan.

“Kami melihat sendiri perubahan itu. Mereka jadi lebih tenang, lebih terbuka, dan perlahan mulai menata diri,” katanya menegaskan.

Rangkaian prosesi Odalan yang dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Nyoman Dwija Putra Demung berlangsung khidmat. Seluruh peserta, baik petugas maupun warga binaan umat Hindu, mengikuti setiap tahapan dengan penuh penghayatan dan kekhusyukan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Lapas Lombok Barat tidak hanya berfokus pada keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga menyentuh dimensi batin dan spiritual sebagai fondasi utama perubahan diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....