Berikut Daya Tawar PWNU NTB Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
- 01 Apr 2026 13:09 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) tawarkan infrastruktur, pariwisata, serta basis tokoh ulama dalam pencalonan sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Kombinasi ini menjadi daya tarik utama yang ditawarkan kepada PBNU. NTB dinilai memiliki keunggulan komprehensif untuk menyukseskan agenda berskala nasional tersebut.
Ketua PWNU NTB, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag, menilai kesiapan infrastruktur NTB sudah teruji melalui berbagai event besar. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa NTB mampu mengelola kegiatan dengan skala besar dan kompleks.
“Event sekelas internasional seperti MotoGP bisa kita laksanakan dengan baik, tentunya Muktamar juga akan kita maksimalkan,” jelasnya, Selasa 31 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa akses transportasi di NTB sangat memadai untuk mendukung mobilitas peserta. Jalur darat, laut, dan udara telah terintegrasi dengan baik.
“Akses transportasi dari laut, darat, dan udara di NTB sangat mendukung,” kata Prof. Masnun
Selain itu, konsep integrasi antara kegiatan keagamaan dan wisata menjadi nilai tambah yang ditawarkan. NTB menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta Muktamar.
“Kami mengusung tagline muktamar sambil wisata, wisata sambil muktamar,” ujarnya.
Prof. Masnun juga menekankan bahwa NTB memiliki kekuatan historis dan spiritual yang tidak dimiliki semua daerah. Kehadiran tokoh sepuh NU menjadi salah satu daya tawar penting.
“NTB memiliki tokoh sepuh seperti Rais Syuriyah TGH. L. M. Turmudzi Badaruddin atau Datoq Bagu yang menjadi rujukan moral dan spiritual,” kata Masnun Tahir.
Sekretaris PWNU NTB, H. Lalu Daud Nurjadi, SH., M.Kn, menambahkan bahwa konsep ini tidak hanya berdampak pada aspek keagamaan. Ia menilai Muktamar juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ini akan berdampak besar terhadap ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata,” ujarnya.
Ia menyebut sejumlah lokasi strategis telah dipersiapkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan. Fasilitas tersebut dinilai mampu menampung peserta dalam jumlah besar.
“Beberapa lokasi sudah disiapkan, termasuk pondok pesantren sebagai pusat kegiatan,” katanya.
Wakil Ketua PWNU NTB, Ir. H. K. Lalu Winengan M Yunus, M.M, menegaskan bahwa kapasitas tampung NTB sangat mencukupi. Berbagai fasilitas penginapan dan ruang kegiatan telah tersedia.
“Kapasitas tampung kita sangat besar, baik dari sisi penginapan maupun tempat kegiatan,” terangnya.
Ia juga menyoroti keunggulan geografis NTB yang memudahkan akses antarwilayah. Hal ini menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Muktamar.
“Akses antarwilayah di NTB relatif cepat dan mudah dijangkau,” tuturnya.
Dengan kekuatan infrastruktur, pariwisata, serta dukungan tokoh sepuh NU, PWNU NTB yakin mampu bersaing dengan daerah lain. Kombinasi ini diyakini menjadi nilai tambah yang signifikan dalam proses penentuan tuan rumah Muktamar NU ke-35.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....