PWNU NTB Nyatakan Kesiapan Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

  • 01 Apr 2026 12:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 tahun 2026. Pernyataan ini ditegaskan setelah surat pengajuan resmi disampaikan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Langkah ini menjadi bagian dari ikhtiar strategis memperkuat posisi NTB di tingkat nasional.

Ketua PWNU NTB, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag, menyebut kesiapan tersebut bukan sekadar formalitas administratif. Ia menegaskan seluruh elemen organisasi di NTB telah solid dan siap menyukseskan agenda besar tersebut.

“Kita secara formal dan administratif sudah menyampaikan surat kesiapan menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 tahun 2026,” terangnya, Selasa 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan kesiapan tersebut didukung kekompakan internal organisasi, mulai dari jajaran mustasyar hingga lembaga. Selain itu, NTB juga memiliki pengalaman historis dalam menyelenggarakan agenda besar NU.

“Kita secara kelembagaan solid, mulai dari jajaran mustasyar, syuriah, tanfidziyah, hingga lembaga. Itu siap lahir batin,” jelas, Prof. Masnun.

Prof. Masnun menambahkan, NTB pernah menjadi tuan rumah sejumlah agenda nasional yang berjalan sukses. Pengalaman ini menjadi modal penting untuk meyakinkan PBNU.

“Kita punya pengalaman, pernah menjadi tuan rumah munas dan berjalan dengan baik,” kata Masnun Tahir.

Prof. Masnun melanjutkan bahwa komunikasi dengan berbagai pihak telah dilakukan secara intensif. Dukungan dari pemerintah daerah hingga organisasi masyarakat menjadi kekuatan tambahan.

“Komunikasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, kota, hingga ormas-ormas lain sangat mendukung NTB sebagai tuan rumah,” tuturnya.

Sekretaris PWNU NTB, H. Lalu Daud Nurjadi, SH., M.Kn, menambahkan Muktamar bukan sekadar agenda lima tahunan, tetapi memiliki dampak strategis bagi penguatan peran NU di daerah. Momentum ini dinilai mampu mendorong kemajuan sosial dan keagamaan di NTB.

“Ini bukan sekadar perhelatan, tetapi punya implikasi besar bagaimana NU hadir di NTB,” kata Daud Nurjadi.

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU NTB, Ir. H. K. Lalu Winengan M Yunus, M.M, menegaskan kesiapan dari sisi teknis dan pengalaman. Ia menilai NTB memiliki rekam jejak kuat dalam mengelola event besar.

“Kami sudah berpengalaman menyelenggarakan kegiatan besar, termasuk munas dan berbagai event nasional,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan tersebut juga didukung oleh kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur. Hal ini menjadi indikator penting dalam penentuan tuan rumah Muktamar.

“Kami siap dari sisi pengalaman, sumber daya, dan kesiapan teknis untuk menyukseskan Muktamar,” kata Winengan.

PWNU NTB optimis pengajuan ini akan mendapat respons positif dari PBNU. Mereka berharap dukungan berbagai pihak terus menguat hingga keputusan resmi ditetapkan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....