Pekarangan Rumah Budi Daya Tanaman Pangan

  • 31 Mar 2026 22:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai tempat budi daya tanaman pangan menjadi tren di kalangan petani saat ini. Pemanfaatan pekarangan itu untuk menambah uang belanja harian, mingguan hingga bulanan.

Lahan tempat tinggal yang sempit atau luas berpotensi untuk digunakan sebagai tempat bercocok tanam. Budi daya yang dimaksud di sini adalah budi daya tanaman pangan seperti buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Sabri M. Amin, petani di Lombok Barat, mengatakan, buah yang ditanam bisa berupa pepaya, alpukat, kedondong, dan rambutan. Daun seperti sayur-sayuran. "Batang seperti tanaman ubi kayu dan ibu jalar. Bunga seperti tanaman kembang kol," katanya kepada RRI Mataram.

Sabri mengatakan, sudah sejak lama menanam pohon pepaya, kedondong, alpukat, rambutan, serta cabai di halaman rumah. Tanaman ubi kayu dan ubi jalar ditanam di pinggir halaman. Semua tanaman pangan itu berdampingan dengan kandang ayam dan kolam ikan. Pakan keduanya diambil dari nasi yang dimasak di dapur.

Sabri mengatakan, pendapatan harian bisa didapat dari usaha beternak ayam. Menjual Sebagian telur ayam dan daging ayam menjadi pendapatan harian keluarga. Pendapat musiman diperoleh Sabri dari pohon cabai. Sedangkan pendapatan bulanan diperoleh dari tamanan ubi kayu dan ubi jalar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....