Realisasi PAD Lobar Melonjak Drastis Lampaui Target Awal
- 31 Mar 2026 21:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Kabupaten Lombok Barat menunjukkan tren positif pada triwulan pertama tahun ini. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Bapenda Lombok Barat, Lalu Agha Farabi, mengungkapkan realisasi PAD khusus dari pajak daerah hingga Maret telah mencapai 18,7 persen atau lebih dari Rp50,7 miliar. Capaian tersebut dinilai sebagai indikasi kuat meningkatnya efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.
“Kalau dibandingkan tahun ini dengan tahun lalu pada periode yang sama, khusus pajak di kami terjadi kenaikan hingga 25 persen,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa sumber utama pajak daerah yang berkontribusi meliputi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak hotel, hiburan, restoran atau makan minum, tenaga listrik, air tanah hingga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak terlepas dari strategi internal yang dilakukan Bapenda dalam menggali potensi pajak secara lebih maksimal. Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk menemukan metode paling efektif dalam meningkatkan pendapatan daerah.
“Dari sisi internal, kami melakukan berbagai inovasi untuk menggali potensi pajak dan mencari cara paling efektif dalam optimalisasi penerimaan,” katanya menegaskan.
Selain itu, faktor eksternal juga turut memengaruhi kenaikan ini. Kondisi investasi yang relatif stabil serta pertumbuhan ekonomi daerah yang masih terjaga dinilai memberi kontribusi positif terhadap peningkatan PAD.
“Dari sisi eksternal, kondisi investasi masih normal dan ekonomi di Lombok Barat juga cukup baik, sehingga ikut mendorong peningkatan pendapatan,” ucapnya.
Meski di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi perekonomian, Agha memastikan hingga saat ini belum ada dampak signifikan yang dirasakan di daerah.
“Gejolak global memang ada, tetapi sejauh ini belum memberikan dampak berarti terhadap penerimaan pajak daerah,” katanya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan akan terus mengoptimalkan potensi pajak yang sudah ada maupun yang belum tergarap secara maksimal. Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Lombok Barat untuk memperkuat sektor-sektor strategis.
“Kami fokus mengejar potensi pajak seperti parkir, reklame, dan air bawah tanah. Tim kami sudah mulai bergerak untuk mengoptimalkan semua potensi tersebut,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh langkah yang dilakukan saat ini berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
“Langkah-langkah yang kami lakukan saat ini sudah on the track dan akan terus kami tingkatkan,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....