Pencarian Korban Tenggelam di Tanjung Beloam Dihentikan Tim Gabungan

  • 31 Mar 2026 19:00 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Proses pencarian korban tenggelam di Pantai Tanjung Beloam, Dusun Sunut, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, resmi dihentikan oleh tim gabungan diantaranya dari SAR dan Polairud Polres Lombok Timur setelah memasuki hari ketujuh pencarian. Korban dinyatakan hilang sesuai prosedur yang berlaku.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa penghentian operasi dilakukan berdasarkan standar operasional pencarian.

"Sesuai ketentuan, pencarian dilakukan maksimal selama tujuh hari. Jika dalam kurun waktu tersebut tidak ditemukan tanda-tanda korban, maka operasi dapat dihentikan,” ujarnya Selasa, 31 Maret 2025.

Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI, serta potensi SAR lainnya. Hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya tanda-tanda keberadaan korban selama proses pencarian berlangsung.

Selain itu, faktor alam juga menjadi pertimbangan penting dalam penghentian operasi. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, arus laut yang deras, serta medan yang berisiko bagi keselamatan petugas menjadi alasan kuat untuk tidak melanjutkan pencarian.

Pihak kepolisian menyampaikan rasa empati dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Upaya maksimal telah dilakukan oleh seluruh tim selama proses pencarian berlangsung.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Seluruh upaya sudah dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan,” tambahnya.

Meskipun operasi resmi dihentikan, pihaknya terus melakukan pemantauan, masyarakat dan nelayan setempat juga tetap diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau pos SAR terdekat apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari.

Sementara korban diketahui atas nama Naufal 34 tahun merupakan guru asal Ambung, Masbagik Timur, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur. Korban diketahui berupaya menyelematkan adik perempuannya, namun malang korban yang tergulung ombak dan hilang sampai sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....