Api Lahap Gudang Oli di Ampenan

  • 30 Mar 2026 13:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kebakaran hebat yang melanda gudang distributor oli di Jalan Koperasi, Dayen Peken, Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, memunculkan risiko tambahan berupa tumpahan bahan mudah terbakar yang membahayakan lingkungan sekitar.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita dan dengan cepat membesar akibat banyaknya material oli yang tersimpan di dalam gudang. Kobaran api bahkan semakin tidak terkendali sekitar pukul 10.30 Wita hingga merembet dan menghanguskan sejumlah ruko di sekitarnya.

Sebanyak 15 armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Terdiri dari 10 unit milik Damkar Kota Mataram, tiga unit dari Damkar Lombok Barat, serta dua armada dari Brimob yang dilengkapi kendaraan taktis water cannon.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram, Rudi Suryawan, mengatakan kondisi di lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, terutama karena faktor cuaca dan karakteristik bahan yang terbakar.

“Kerahkan 10 armada damkar di lokasi. Dan ada juga back up dari Brimob dengan mobil water cannon-nya. Karena angin kencang dan panas jadi pemicu lamanya proses pemadaman,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.18 Wita, setelah upaya intensif petugas selama lebih dari tiga jam. Sementara itu, Kapolsek Ampenan, Kompol Ahmad Majmuk, mengungkapkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Dugaan sementara, api sudah mulai muncul sejak pagi hari sebelum akhirnya membesar.

“Kami dapat info ada TKP kebakaran, ini merupakan tempat penyimpanan oli. Untuk penyebab akan kami dalami dulu. Kemungkinan kebakaran ini terjadi sejak pukul 9 lewat. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

Pasca kejadian, aparat kepolisian mengambil langkah cepat dengan menutup sementara akses jalan di sekitar lokasi. Penutupan dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap bahaya licin akibat tumpahan oli yang dapat membahayakan pengguna jalan.

“Sudah koordinasi dengan Damkar untuk penanganan lebih lanjut. Untuk sementara kita tutup dulu jalannya,” tambahnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....