Polisi Berlakukan Aturan Keras Mobil Bak Terbuka Angkut Orang saat Lebaran Topat

  • 27 Mar 2026 11:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Perayaan Lebaran Topat yang digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026 dipastikan berlangsung meriah dengan dua pusat kegiatan utama, yakni di Teater Pasar Seni Senggigi sebagai lokasi seremoni dan kawasan Batulayar sebagai titik ritual adat sakral. Momentum tahunan ini diprediksi menyedot ribuan masyarakat dan wisatawan, sehingga pengamanan serta rekayasa lalu lintas disiapkan secara matang.

Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, menegaskan pihaknya telah menyiapkan skenario pengamanan di sejumlah titik krusial yang menjadi pusat pergerakan masyarakat.

“Kami telah memetakan titik-titik keramaian, baik di lokasi wisata maupun jalur utama menuju Senggigi. Pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan masyarakat,” ujar Iptu Anton saat ditemui RRI di Gerung, Lombok Barat, Jumat 27 Maret 2026.

Ia menjelaskan, mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WITA akan diterapkan sistem penyekatan selektif prioritas di jalur utama dan alternatif, baik dari arah Mataram maupun Gunung Sari. Kendaraan tertentu seperti mobil bak terbuka yang mengangkut penumpang serta pengendara sepeda motor tanpa helm akan diputar balik.

“Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi volume kendaraan roda dua dan roda empat yang masuk ke kawasan Senggigi agar tidak terjadi kepadatan berlebih,” katanya menegaskan.

Memasuki pukul 18.00 hingga 19.00 WITA, rekayasa lalu lintas akan diperketat dengan penutupan jalur masuk dari arah Mataram dan Gunung Sari. Langkah ini dilakukan guna mendukung penerapan sistem contraflow dan one way bagi kendaraan yang keluar dari kawasan wisata.

“Penutupan jalur ini sebagai bagian dari strategi untuk mengurai arus balik dari Senggigi menuju Mataram dan Gunung Sari, sehingga tidak menimbulkan titik kemacetan atau trouble spot,” ucapnya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat dan pengendara agar tetap disiplin dalam berlalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Kami harap masyarakat mematuhi aturan berkendara dan mengikuti petunjuk petugas. Jika membutuhkan bantuan, silakan hubungi layanan kepolisian melalui hotline 110,” katanya mengakhiri.

Perayaan Lebaran Topat sendiri merupakan tradisi khas masyarakat Lombok yang selalu menjadi magnet wisata budaya. Namun di balik kemeriahannya, kelancaran arus lalu lintas menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....