Apel Perdana Pemkab Lotim, Pererat Silaturahmi dan Semangat ASN

  • 25 Mar 2026 15:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur menggelar apel perdana usai libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu, 25 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati tersebut dirangkaikan dengan halal bihalal.

Apel ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi. Ini sekaligus memotivasi kembali semangat kerja para aparatur sipil negara (ASN) setelah menjalani ibadah Ramadan dan libur Lebaran.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur karena seluruh jajaran ASN dapat kembali berkumpul dalam keadaan sehat. Ia juga memberikan apresiasi kepada ASN yang tetap menjaga produktivitas selama bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah kita bisa kembali berkumpul dalam keadaan sehat setelah menjalani Ramadan dan Idul Fitri. Ini patut kita syukuri bersama,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, meskipun terdapat penyesuaian jam kerja selama Ramadan, pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Walaupun ada penyesuaian jam kerja, saya melihat pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Ini menunjukkan komitmen kita sebagai pelayan publik,” katanya.

Momentum halal bihalal tersebut, lanjutnya, diharapkan menjadi sarana untuk saling membersihkan diri dari kekhilafan selama bekerja sama dalam setahun terakhir.

“Saya atas nama pribadi dan Pemda Lombok Timur mengucapkan Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Sekiranya dalam satu tahun kita bersama ada hal-hal yang tidak berkenan di hati Ibu dan Bapak sekalian, maka inilah kesempatan bagi kita untuk saling meminta maaf dan saling memaafkan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyinggung kondisi global yang berdampak pada rantai pasok, seperti BBM, pupuk, hingga komoditas pangan.

“Kita juga harus mewaspadai situasi global saat ini yang berdampak pada ketersediaan BBM, pupuk, hingga bahan pangan seperti jagung dan bawang putih,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi krisis energi, Bupati mengungkapkan adanya wacana pengaturan pola kerja ASN yang menyerupai masa pandemi COVID-19.

"Ke depan, kita sedang mempertimbangkan pola kerja seperti saat Covid-19, yakni 50 persen Work From Home dan 50 persen Work From Office, namun ini masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....