Forkopimda Lobar Perkuat Sinergi jelang Nyepi dan Lebaran

  • 20 Mar 2026 12:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Menjelang dua momentum besar keagamaan, yakni Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Saka, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bergerak cepat memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini diwujudkan melalui rapat strategis Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, di Ruang Rapat Jayengrane, Kantor Bupati, Senin 16 Marert 2026.

Rapat tersebut menghadirkan unsur pimpinan daerah mulai dari Kapolres Lombok Barat, Dandim 1606/Mataram, hingga tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, PHDI, serta FKUB Lombok Barat. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menjaga stabilitas daerah.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, terlebih di tengah padatnya agenda keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan. Ia menyebut, kesiapan daerah harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi.

“Hari ini kita berkumpul untuk memastikan kesiapan daerah dalam menghadapi beberapa agenda penting, mulai dari perayaan Hari Raya Nyepi, persiapan menyambut Idul Fitri hingga tradisi Lebaran Ketupat yang menjadi ciri khas masyarakat kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat sebagai bentuk soliditas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Lombok Barat memaparkan kondisi terkini keamanan dan ketertiban masyarakat serta langkah-langkah preventif selama bulan suci Ramadan. Hal senada juga disampaikan Dandim 1606/Mataram terkait kesiapan dukungan pengamanan wilayah.

Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada kesiapan infrastruktur, kelancaran transportasi, serta ketersediaan bahan pokok di pasar menjelang Lebaran. Pemerintah daerah bersama OPD terkait diminta memastikan tidak ada kendala yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Dialog lintas agama turut menjadi perhatian utama. Perwakilan PHDI, MUI, dan FKUB menekankan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama, mengingat perayaan Nyepi dan Idul Fitri yang waktunya berdekatan.

“Kerukunan adalah fondasi utama kita dalam menjaga kedamaian daerah. Semua pihak harus saling menghormati dan menjaga suasana tetap harmonis,” katanya menegaskan.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk meningkatkan pengawasan di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Dengan kerja sama yang solid, kita optimis seluruh kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan damai,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....