Pawai Ogoh-Ogoh di tengah Ramadan, Potret Toleransi dari NTB
- 18 Mar 2026 20:05 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Pawai Ogoh-ogoh
- Toleransi di NTB
- Ramadan 1447 H
RRI.CO.ID, Mataram - Ruas jalan utama di kawasan Cakranegara, Kota Mataram, dipenuhi ribuan warga, Rabu, 18 Maret 2026. Mereka menyaksikan pawai ogoh-ogoh yang digelar umat Hindu Dharma menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka. Perayaan itu berlangsung di tengah suasana bulan Ramadan.
Perhelatan budaya ini tak sekadar menampilkan karya seni. Ia menjadi ruang perjumpaan dua momentum keagamaan besar Nyepi dan Idulfitri yang tahun ini jatuh berdekatan. Di ruang publik yang sama, ekspresi budaya dan praktik keagamaan berjalan beriringan.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, hadir bersama Wali Kota Mataram Mohan Roliskana. Ia menyebut ogoh-ogoh yang ditampilkan menunjukkan keseriusan dan kedalaman ekspresi seni umat Hindu. Menurut dia, setiap karya digarap dengan perencanaan matang.
“Tidak ada yang dibuat seadanya. Semua menunjukkan kesungguhan,” kata Iqbal.
Ia menilai pertemuan Ramadan dan Nyepi sebagai situasi yang jarang terjadi. Dalam pandangannya, kondisi ini justru memperlihatkan wajah NTB yang sesungguhnya masyarakat yang terbiasa hidup dalam keberagaman.
Data pemerintah daerah menunjukkan sekitar 96 persen penduduk NTB beragama Islam dan sekitar 3 persen Hindu. Iqbal menyebut, pada momentum ini, sebagian besar masyarakat sedang menjalani proses penyucian diri dalam keyakinan masing-masing.
“Ini menjadi tanda baik. Ketika hampir seluruh masyarakat menjalani refleksi spiritual, ruang sosial kita cenderung lebih tenang dan tertib,” ujarnya.
Pawai berlangsung tertib dengan pengamanan aparat dan dukungan masyarakat lintas agama. Sejumlah warga Muslim tampak turut menyaksikan, bahkan membantu kelancaran kegiatan.
Bagi pemerintah daerah, peristiwa ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan representasi dari praktik toleransi yang telah mengakar lama di NTB. Iqbal menyebutnya sebagai pesan yang relevan untuk disampaikan ke tingkat nasional hingga internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....