Mafindo NTB Adakan Diskusi Keamanan Anak Muda di Ruang Digital

  • 17 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Memetakan sejumlah isu keamanan di ruang digital menjadi tujuan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) bertema Youth Digital Safety & Peace Intiative di Mataram, Sabtu 14 Maret 2026. Isu yang mendesak dipetakan seperti radikalisme, perundungan, ujaran kebencian, kesetaraan gender.

FGD mengundang perwakilan komunitas muda dan jurnalis di NTB. Dari unsur pemerintah daerah mengundang Dinas Komunikasi dan Informatika NTB. Hasil FGD menjadi materi Mafindo NTB untuk membuat kerangka upaya yang bertujuan menjaga keamanan anak muda Indpnesia di ruang digital. Anak muda disasar karena dominan menggunakan ruang digital.

“Kita bahas isunya, juga strateginya, dan bagaimana mendorong kebijakan pemerintah tentang itu,” kata Nurliya Ni’matul Rohmah, Koordinator Wilayah Mafindo NTB, Sabtu, di Gedung PLUT KUMKM NTB.

Liya mengatakan, FGD merupakan tahap awal untuk menyusun kerangka kebijakan yang menyasar anak muda sekaligus menjaga keamanannya di ruang digital. Melalui FGD anak muda telah terlibat merancang kebijakan. Sehingga terhindari dari praktik simbolis.

Liya mengatakan, keterlibatan anak muda menyusun kebijakan sama artinya membuka kesempatan bagi anak muda merumuskan kebijakan yang tepat tentang isu kepemudaan. Misalnya, isu perubahaan iklim, keamanan bermedia, dan isu perdamaian. Isu-isu yang sebelumnya sudah sempat mendapat perhatian pemerintah. Namun, ketika di tingkat pelaksanaan sering belum mengakomodasi kepentingan anak muda.

Liya mengatakan, Mafindo mencoba menghimpun isu kepemudaan di Indonesia yang nantinya menjadi keputusan pemerintah. Keputusan meliputi partisipasi anak muda di tengah profesi yang beragam. Bentuk partisipasi juga tidak sebatas upaya yang sifatnya tersentral. Dalam konteks ini, Organsiasi Perangkat Daerah yang memahami isu kepemudaan di daerah ikut mendukung keamanan pemuda di daerah.

Organisasi yang diundang mengikuti FGD, antara lain, Larimpu, BasaiIbu NTB, Kejar Mimpi, Senyum Puan, Inspirasi NTB, Bro Management, LBH APIK, Lembaga Perlindungan Anak, SAMARA, AJI Mataram, RRI Mataram, Diskominfotik NTB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....