105 Ogoh-Ogoh Siap Ramaikan Nyepi dengan Pesan Toleransi

  • 15 Mar 2026 13:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, Aliansi Pemuda Hindu Lombok mengajak generasi muda Hindu di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menjaga ketertiban dan memperkuat semangat toleransi antarumat beragama. Ajakan ini disampaikan menjelang pelaksanaan Parade Budaya Ogoh-Ogoh, tradisi penting umat Hindu yang rutin digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut Nyepi.

Parade Ogoh-Ogoh sendiri merupakan tradisi budaya yang sarat makna spiritual bagi umat Hindu. Dalam prosesi ini, patung ogoh-ogoh yang menggambarkan bhuta kala atau sifat-sifat negatif diarak keliling sebagai simbol penyucian alam semesta sebelum memasuki hari hening Nyepi. Selain memiliki nilai religius, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda, khususnya Seka Teruna Teruni, dalam mengekspresikan seni dan budaya.

Namun pelaksanaan parade tahun ini memiliki tantangan tersendiri. Pasalnya, momentum menjelang Nyepi bertepatan dengan bulan suci Ramadan, saat umat Muslim menjalankan ibadah puasa. Karena itu, panitia mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga suasana yang tertib, damai, serta menghormati masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Parade Ogoh-Ogoh, Made Krisna Yuda Prasetya, menjelaskan bahwa jumlah peserta parade tahun ini tercatat sebanyak 105 kelompok. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 182 peserta.

“Kami dari panitia sudah melakukan koordinasi dengan seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, menghormati masyarakat sekitar, serta menjadikan parade budaya ogoh-ogoh ini sebagai kegiatan yang membawa pesan persaudaraan, kedamaian, dan toleransi,” ujarnya, Minggu, 15 Maret 2026.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Pemuda Hindu Lombok, I Nyoman Loji Sagita, menilai pertemuan dua momentum keagamaan besar tersebut justru menjadi kesempatan untuk memperkuat harmoni sosial di NTB.

“Momentum ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Kami mengajak seluruh umat Hindu di NTB, khususnya pemuda Hindu Seka Teruna Teruni, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan mengedepankan sikap toleransi,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya saling menghormati antarumat beragama, terlebih ketika masyarakat Muslim tengah menjalankan ibadah puasa.

“Kita harus tetap menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan. Dengan demikian, perayaan Hari Raya Nyepi dapat berlangsung damai dan tetap menjaga keharmonisan masyarakat,” tegasnya.

Aliansi Pemuda Hindu Lombok berharap seluruh rangkaian perayaan Nyepi, terutama Parade Budaya Ogoh-Ogoh, dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna. Kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya melestarikan tradisi, tetapi juga simbol nyata persaudaraan serta toleransi antarumat beragama di Nusa Tenggara Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....