Peringatan Nuzulul Quran Teguhkan Komitmen Bangun Desa
- 13 Mar 2026 22:09 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis, 12 Maret 2026.
Momentum religius ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, namun dimaknai sebagai upaya memperkuat nilai keimanan, menumbuhkan semangat kebersamaan, sekaligus meneguhkan komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan dan tata kelola pemerintahan.
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga peringatan Nuzulul Qur’an dapat terlaksana dengan baik dan penuh makna.
“Momentum Nuzulul Qur’an ini hendaknya menjadi penguat tekad kita semua untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja, memimpin, serta melayani masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga sumber nilai dalam membangun tata kelola pemerintahan yang jujur, adil, dan penuh tanggung jawab.
“Peringatan Nuzulul Qur’an harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, memahami maknanya, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
| Baca juga: Mataram Bidik Prestasi Lebih Tinggi di MTQ |
Bupati yang akrab disapa LAZ itu juga menekankan bahwa pembangunan Lombok Barat tidak dapat dilepaskan dari kekuatan desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Desa, menurutnya, merupakan pusat tumbuhnya partisipasi masyarakat, kemandirian ekonomi, serta harmoni sosial yang menjadi pilar pembangunan berkelanjutan.
“Karena itu mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan dan dalam menjalankan amanah pembangunan agar Lombok Barat tumbuh menjadi daerah yang maju mandiri dan berkeadilan,” tegasnya.
Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengusung tema “Berdasarkan Nilai-Nilai Al-Qur’an Kita Perkuat Komitmen Sejahtera dari Desa.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus berakar dari nilai-nilai spiritual yang menumbuhkan masyarakat beriman, berdaya, serta memiliki semangat gotong royong dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dipahami sebagai ajaran religius semata, tetapi juga menjadi inspirasi dalam membangun karakter kepemimpinan, memperkuat integritas aparatur, serta menumbuhkan semangat pembangunan dari desa menuju Lombok Barat yang lebih maju.
“Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga agar pembangunan yang kita lakukan benar-benar menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....