Rata-rata Lama Sekolah di NTB Masih di Bawah Nasional
- 02 Mei 2023 12:21 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di Provinsi NusaTenggara Barat (NTB) setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Meski demikian angka RLS tersebut masih di bawah angka nasional bahkan lebih rendah dari target yang ditetapkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) yaitu 15 tahun.
“Kalau harapan lama sekolah kita sudah di atas angka nasional, tapi untuk rata-rata lama sekolah kita sedikit masih di bawah nasional,” ujar Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah usai menjadi pembina upacara pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 di halaman kantor Gubernur NTB, Selasa (2/5/2023).
Wagub menyebutkan, angka rata-rata lama sekolah di NTB masih di bawah angka delapan tahun. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemprov NTB pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023.
“Ini menjadi PR kita bersama bagaimana seluruh masyarakat NTB memiliki akses Pendidikan dan tidak putus sekolah,” ungkapnya.
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Wagub mendorong semua masyarakat NTB khususnya anak usia sekolah agar bisa menuntaskan pendidikannya hingga ke jenjang perguruan tinggi. Selain itu, bagi anak yang putus sekolah juga diharapkan bisa kembali melanjutnya sekolahnya di fasilitas yang sudah disiapkan.
“Setelah lulus SMA, SMK, SLB lanjut lagi ke perguruan tinggi ini yang terus kita dorong. Sehingga angka rata-rata lama sekolah itu bisa beranjak dari angka masih di bawah delapan itu yang terus menerus kita dorong,” katanya.
“Walaupun sudah terlanjur putus sekolah bisa dilanjutkan lagi. Sekarang ada SMA terbuka, jadi tidak menutup kemungkinan bagi seluruh masyarakat NTB apapun keadaannya bisa melanjutkan sekolah,” imbuh Wagub.
Wagub mengatakan, peningkatan angka RLS dapat dilakukan dengan memaksimalkan peran dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta. Selain itu, pentingnya inovasi teknologi di lingkungan Perguruan Tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....