Prof. Masnun Tahir: Penanganan Pengemis Perlu Pendataan dan Pemberdayaan Terpadu

  • 11 Mar 2026 23:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Penanganan persoalan pengemis dan pengamen di ruang publik memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif. Selama ini upaya yang dilakukan sering kali terbatas pada penertiban tanpa menyentuh akar permasalahan sehingga fenomena tersebut terus berulang setiap tahun.

Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menilai langkah pertama yang perlu dilakukan pemerintah adalah melakukan pendataan secara sistematis terhadap para pengemis.

“Pendataan dan pemetaan harus dilakukan terlebih dahulu. Dengan begitu kita tahu siapa mereka dan apa sebenarnya kebutuhan mereka,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026.

Menurut Prof. Masnun, tidak semua orang yang mengemis berada dalam kondisi ekonomi yang sama. Sebagian benar-benar membutuhkan bantuan, sementara yang lain mungkin menjadikan aktivitas tersebut sebagai kebiasaan.

Oleh karena itu pemetaan sosial menjadi langkah penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat.

“Kalau tidak dipetakan dengan baik, kebijakan yang diambil juga sulit memberikan dampak yang signifikan,” katanya.

Ia menjelaskan penanganan pengemis tidak cukup hanya dengan pendekatan ekonomi. Banyak dari mereka juga membutuhkan dukungan psikologis dan sosial.

“Bantuan tidak hanya dalam bentuk ekonomi. Mereka juga membutuhkan pendampingan sosial dan psikologis,” ujar Prof. Masnun.

Ia menilai pemerintah perlu menyediakan program pemberdayaan yang berkelanjutan seperti pelatihan keterampilan dan dukungan modal usaha.

“Jika mereka memiliki keterampilan dan kesempatan bekerja, maka motivasi untuk mengemis akan berkurang,” katanya.

Prof. Masnun juga mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mengatasi persoalan tersebut, termasuk perguruan tinggi dan organisasi masyarakat.

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan oleh satu lembaga saja. Semua pihak perlu terlibat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan harus tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....